Murid MTs Syekh Jaafar Pulau Gadang, Tampil Pada Festival Wisata Tepian Mahligai PLTA Koto Panjang
Ringkasan:
Kampar (Inmas) Murid MTs Syekh Jaafar Pulau Gadang, tampil Pada Event atau ferstival Wisata Tepian Mahligai PLTA Koto Panjang. Demikian disampaikan . Demikian disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Alfian MAg, melalui Humas Kemenag Kampar Gustika Rahman SPdI, hari senin (26/02...
Kampar (Inmas) – Murid MTs Syekh Jaafar Pulau Gadang, tampil Pada Event atau ferstival Wisata Tepian Mahligai PLTA Koto Panjang. Demikian disampaikan . Demikian disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Alfian MAg, melalui Humas Kemenag Kampar Gustika Rahman SPdI, hari senin (26/02/2018) diruang kerjanya.
Agus menjelaskan, Festival Wisata Tepian Mahligai PLTA Koto Panjang dilaksanakan pada hari minggu kemaren tanggal 25 februari 2018, di di pinggir Danau PLTA Koto Panjang, Desa Pulau Gadang, Kecamatan XIII Koto Kampar. Acara ini menampilkan parade budaya, musik tradisional, kuliner ikan bakar, sejarah PLTA, diskusi wisata, puisi rimba dan permainan tradisi.
Acara ini dihadiri langsung Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Riau yang diwakili Kepala Bidang Sumber Daya Pariwisata Yul Akhyar, Kepala Bidang Promosi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar Amir Hamzah, Camat XIII Koto Kampar yang diwakili Kasi Pemerintahan Abdul Azis, Kepala Desa Pulau Gadang Abdul Razak, Pembina Pok Darwis Kampung Danau Koto Panjang Syofian Datuk Majo Sati, Dosen Sekolah Tinggi Pariwisata (Stipar) Riau Risna Yanti,MPar, penggiat sosial Afrida Yani yang juga Ketua KPB, lembaga pengembangan wisata Riau dan lainnya.
Dalam arahannya Kepala Bidang Sumber Daya Pariwisata Yul Akhyar menyampaikan, bahwasanya banyak destinasi menarik di Kabupaten Kampar dan terletak di Kecamatan XIII Koto Kampar. Mulai masuk di Desa Pulau Gadang terdapat Puncak Bukit Uluk Kasok yang kemudian dikenal dengan Raja Ampat Sumatera, Puncak Kompe, Cubodak Hill, Tepian Mahligai.
Kemudian diteruskan ke Tanjung Alai terdapat Panorama, Puncak Pijatan, Gulamo, Pulau Simo, Candi Muara Takus, Air Terjung Sungai Osang di Koto Tuo dan Air Terjun Panisan dan Sungai Kopu di Desa Tanjung Kecamatan Koto Kampar Hulu. Dalam pengembangan pariwisata itu ada tiga hal yang menjadi perhatian yakni aksesibilitas, amenitas dan aksi. "Kenapa dikembangkan pariwisata, karena pariwisata yang bisa bikin orang bahagia. Pariwisata juga akan menumbuhkan ekonomi," pungkas Yul Akhyar. (Ags/Usm)