Riau (Inmas) Pesparani merupakan sebuah ajang nasional untuk mewartakan betapa pentingnya kerukunan antar umat beragama, untuk itu Lembaga Pembinaan dan Pengembangan PESPARANI Katolik Nasional (LP3KN) selenggarakan Musyawarah Nasional tepatnya di Islamic Center, Ambon, Rabu 31 Oktober 2018.
Musyawarah Nasional yang dipimpin oleh Ketum LP3KN, Adrianus Meliala diikuti oleh 33 Provinsi Se – Indonesia, dengan Riau yang diwakili Pembimbing Masyarakat Katolik Alimasa Gea, M.Pd beserta Pengurus LP3KD Provinsi Riau.
Ada dua yang mencalonkan diri menjadi tuan rumah pesparani Nasional II yang akan dilaksanakan tahun 2020 nanti papar Pembimas Katolik Alimasa Gea, saat ditemui  Tim Inmas di Ruang kerjanya, Senin 05 November 2018.
DKI Jakarta dan Nusa Tenggara Timur merupakan merupakan provinsi yang dianggap memenuhi syarat untuk menjadi Tuan Rumah pelaksanaan PESPARANI karena lansung membawa  surat rekomendasi dukungan  dari Gubernur masing- masing.
Munas merupakan wadah pengambilan keputusan terkait dengan hal-hal substansial organisasi LP3KN, salah satunya adalah dengan ditetapkannya tuan rumah Pesparani Nasional mendatang. Munas LP3KN mesti terlaksana dalam semangat persaudaraan dalam semangat kekatolikan.
Lebih lanjut gea menyampaikan berdasarkan Musyawarah Nasional bahwa PESPARANI akan diadakan sekali dalam tiga tahun, menyesuaikan dengan Jadwal event nuansa keagamaan lainnya, akan tetapi untuk PESPARANI nasional II diadakan kebijakan tersendiri agar semua element masyarakat ikut campur tangan dan berpartisipasi dalam menyukseskan Pesparani Nasional II nantinya.
Beliau berharap semangat kekhatolikkan semakin bergema lewat Event yang baru saja ada di hadapan umat Katolik, sehingga semakin bersemangat dalam melayani sesama agar tercipta VISI dan Misi  Dirjen Bimas Katolik yaitu Seratus Persen Katolik dan seratus Persen Indonesia (belen)