0 menit baca 0 %

MUI Provinsi Riau Taja Dialog Penguatan kerukunan dan Sukseskan Pemilu 2019

Ringkasan: Riau (Inmas) Komisi Kerukunan Umat Beragama pada Majelis Ulama Indonesia Provinsi Riau mengadakan kegiatan dialog penguatan Kerukunan Interen Umat  Islam dan Sukseskan Pemilu Tahun 2019. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kanwil Kemenag Riau pada Senen (24/9//18). Acara dialog yang di taja ole...

Riau (Inmas) – Komisi Kerukunan Umat Beragama pada Majelis Ulama Indonesia Provinsi Riau mengadakan kegiatan dialog penguatan Kerukunan Interen Umat  Islam dan Sukseskan Pemilu Tahun 2019. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kanwil Kemenag Riau pada Senen (24/9//18). Acara dialog yang di taja oleh MUI Provinsi Riau ini bekerjasama dengan Subbag Hukum dan KUB Bagian Tata usaha Kanwil kemenag Riau.       

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau H. Ahmad Supardi dalam tanggapannya memberikan Apresiasi yang cukup tinggi terhadap kegiatan yang dilaksanakan oleh Majelis Ulama Indonesia Provinsi Riau terutama menjelang pelaksanaan pilpres dan pileg. Keadaan sekarang ini jangan sampai merusak rasa persaudaraan baik sesame umat. kerukunan Interen umat beragama agar dijaga kerukunan nya sehingga akan tercipta kehidupan yang damai. Kerukunan interen umat beragama harus selalu di sosialisasikan,  jangan sampai merusak ukhuwah disebabkan persoalan yang dihadapi.

Sementara itu Ketua MUI Provinsi Riau Prof. Dr. H. M. Nazir Karim, MA dalam tanggapannya mengenai apa yang harus dilakukan pemuka agama dalam menghadapi pemilu 2019 mengatakan kegiatan pemilu adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh negara, kepada pemilih agar dapat memilih tokoh-tokoh yang kafabel,  untuk mendapatkan pemimpin yang baik, melihat hal tersebut MUI Provinsi Riau akan melakukan kegiatan secara harmonis dan tidak boleh ada sesuatu yang mengganjal didalam persatuan, sebab hal tersebut  merupakan tonggak dari pancasila yakni persatuan Indonesai yang harus di jaga, dalam hal kegiatan ini dilaksanakan untuk memfocuskan kegiatan dalam menjaga kerukunan interen umat Islam, karena didalam nya juga terdapat perbedaan yang jangan sampai membuat renggangnya silaturrahim.

Sedangkan H. Edwar S Umar mengakatan kegiatan ini diikuti oleh ormas Islam dan organisasi dakwah dengan peserta berjumlah 30 orang. Dalam kegiatan ini MUI Provinsi Riau mendatangkan narasumber dari berbagai pihak diantaranya Ka. Kanwil kemenag Riau,Ketua dan Sekretaris MUI Provinsi Riau. (ana/ipat)