0 menit baca 0 %

MUI Pelalawan Kembali Gelar Pertemuan

Ringkasan: Pelalawan (Inmas). Di hari Jumat yang penuh berkah, bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan MUI Kabupaten Pelalawan Kembali menggelar Pertemuan Silaturrahim Ormas Islam se Kabupaten Pelalawan Jumat (04/12). Pertemuan ini dihadiri Kepala Kakan Kemenag Pelalawan H.

Pelalawan (Inmas). Di hari Jumat yang penuh berkah, bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan MUI Kabupaten Pelalawan Kembali menggelar Pertemuan Silaturrahim Ormas Islam se Kabupaten Pelalawan Jumat (04/12). Pertemuan ini dihadiri Kepala Kakan Kemenag Pelalawan H. Zulkifli, Anggota DPRDPelalawan Komisi I H.Abdullah, A.Md, Ketua Ormas Islam kabupaten Pelalawan beserta anggota yang berjumlah 21 orang yang terdiri dari Ketua NU, Ketua MDI, Ketua IKMI, Ketua ICMI, Ketua MDI, Ketua FPI, Ketua IKADI, Ketua IPHI. Dan sudah tentu Ketua MUIKabupaten Pelalawan selaku penyelenggara acara H. Iswadi M. Yazid, lc, M.Sy

Ketua MUI Kabupaten Pelalawan mengungkapkan MUI Kembali silaturrahim merupakan tidak lanjut pertemuan sebelumnya bulan November kemarin, selain itu merupakan tupoksi Majelis Ulama Indonesia sebagai wadah atau majelis yang menghimpun para ulama,zuama dan cendekiawan muslim Indonesia untuk menyatukan gerak dan langkah-langkah umat Islam Indonesia dalam mewujudkan cita-cita bersama khususnya di Kabupaten Pelalawan. Kegiatan ini menjadi agenda rutin kita menyikapi perkembangan dinamika kebangsaan.” tuturnya “

Ini sesuai dengan khittah pengabdian Majelis Ulama Indonesia telah dirumuskan lima fungsi dan peran utama MUI yaitu: pertama Sebagai pewaris tugas-tugas para Nabi (Warasatul Anbiya); kedua sebagai pemberi fatwa (mufti); ketiga sebagai pembimbing dan pelayan umat (Riwayat wa khadim al ummah); keempat sebagai gerakan Islah wa al Tajdid; keenam, sebagai penegak amar ma’ruf dan nahi munkar,” selain itu silaturahim ini juga untuk menghimpun persoalan kemudian mengidentifikasi permasalahannya dan selanjutnya mencari solusi dari persoalan tersebut ungkapnya.

Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan menyambut baik kegiatan ini sebab dengan sering bertemu maka semakin kecil perbedaan diantara kita, beliau juga mengajak peran serta para ulama dan masyarakat untuk terus memperkuat nilai Islam lewat pembangunan masyarakat yang islami. Maka dari itu, peran ulama juga tidak bisa dikesampingkan dalam menjaga kultur dan mental masyarakat. “Ulama kita memiliki tantangan dalam menciptakan dan menjaga generasi agar tetap menuju pada Islam sebagai rahmat alam semesta. Harus didorong mempersiapkan orang yang mau sujud karena hal itu lebih sulit daripada memperbanyak bangunan masjid. Ulama juga hendaknya tidak lupakan pendidikan dan dakwah,” ujarnya. (AA)

*Edit by ghp