Siak (Inmas) - Dalam rangka membangun profesionalisme para dai sektor keagamaan dan pembekalan para da’I tentang Fiqih Siyasah (Fikih Politik) dalam Konteks NKRI sampena menghadapi Pileg dan Pilpres 2019 mendatang, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Siak mengadakan kegiatan Upgrading Dai se Kabupaten Siak, yang dilaksanakan pada tanggal 11-12 September 2018.
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 100 peserta dari pengurus MUI Kabupaten Siak, kecamatan-se-Kabupaten Siak, Perwakilan Ormas Islam, para ustazd atau da’i Perwakilan dari 14 kecamatan di Kabupaten Siak. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Siak, Drs. H. Syamsuar, M.Si. Adapun rangkaian acara dimulai dengan pembekalan oleh Katua MUI Kabupaten Siak, H. Shofwan Shaleh, S.HI yang mendedahkan materi berkenaan tentang “Makna Ulama Sebagai Pewaris Para Nabi”.
Selanjutnya materi tentang bekal perundang-undangan berkaitan dengan Pileg dan Pilpres yang disampaikan oleh Zulfadli, SE dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Siak. Kegiatan ini semua disampaikan di Aula Asrama Haji Sultan Yahya, Siak tempat para peserta menginap.
Sedangkan keesokan harinya, materi berkenaan tentang Fiqih Siyasah (Politik) digelar di ruang Indra Pahlawan Kantor Bupati Siak dengan menghadirkan pemateri Dr. H. Mawardi Muhammad Shaleh, Lc., MA dari MUI Provinsi Riau. Menurut Sekretaris MUI Kabupaten Siak, H. Nizamul Muluk, MA, selaku penggung jawab kegiatan ini beliau berharap agar para da’I dapat memahami dengan baik tentang Fiqih Siyasah (Politik) dan mengetahui aturan undang-undang yang ditetapkan di Indonesia. “Kita yakin Insya’Allah para alim ulama kita akan terus menjadi penyuluh di tengah-tengah umat karena merekala pewaris para Nabi”, ungkapnya. (Hd)