Siak (Inmas) โ Semakin
meningkatnya jumlah masyarakat di Indonesia ternyata membawa bebagai persoalan
multi-dimensi bangsa ini. Salah satu diantaranya adalah makin banyaknya
masyarakat yang berpenghasilan rendah atau bisa dikatakan dengan Miskin. Untuk mengurangi
tingkat kemiskinan tersebut, diperlukan usaha keras yang harus didukung oleh
seluruh komponen bangsa. Dalam islam salah satu dari usaha untuk mengurangi
serta mengentaskan kemiskinan adalah dengan adanya syariat zakat yang berfungsi
sebagai pemerataan kekayaan.
Hal tersebut disampaikan
Kepala kantor kementerian Agama kabupaten Siak Drs. H. Muharom saat memberikan
tausiah pada Masyarakat koto gasib yang pada kegiatan pendistribuasian zakat
produktif dan konsumtif, Jumโat (05/05) di masjid Ar-Rohman Kampung kuala
Gasib.
Ia menyampaikan bahwa
pendistribusian zakat bagi Masyarakat miskin tidak hanya untuk menutupi
kebutuhan konsumtif saja melainkan lebih dari itu. Dari sinilah pola pemberian
zakat kepada para mustahiq tidak hanya bersifat konsumtif saja, namun dapat
pula bersifat produktif.
Pada kesempatan itu juga,
H. Muharom mengajak seluruh masyarakat terkhusus yang menerima zakat untuk
selalu bersyukur kepada Allah SWT. Karena segala sesuatu yang kita kerjakan
tanpa ridho dari Allah SWT maka hasilnya tidak maksimal. Oleh karena itu, untuk
mewujudkan rasa syukur kita tersebut Kita harus meringankan tangan untuk selalu
berbagi kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan dengan cara bersedeqah dan
berzakat. (Awl)