Siak (Inmas) - Gerakan menghafal Al-Qur’an
terus tumbuh di Indonesia. Saat ini semakin mudah melihat orang menghafal
al-Qur`an. Mereka datang dari berbagai kalangan, mulai dari penyandang difabel,
pegawai negeri, ibu rumah tangga, hingga pejabat. Usianya pun beragam, mulai
dari balita, remaja, maupun manula belajar menghafal al-Qur`an.
Bertempat di
aula
MI As-Siddiqiyah yang dipadati oleh wali murid dan tamu undangan yang ingin
menyaksikan, khatam juz 30 angkatan pertama ini. Sejak awal sudah kelihatan,
para pelajar memakai seragam toga untuk diwisuda, mereka berasal dari kelas 2
sampai kelas 5. Menurut Kepala MI As Sidiqiyah Siak. Pada tahun ini, MI
As-Siddiqiyah akan mewisuda 45 orang anak yang telah selesai atau khatam
hafalan Juz 30. Sebuah perjuangan dan usaha yang maksimal dilakukan oleh
murid-muridnya.
Dalam
sambutannya, Drs. H. Muharom selaku Kakankemenag Siak mengucapkan rasa
bangganya kepada MI As-Siddiqiyah yang berhasil membuat terobosan yang
gemilang, dimana saat anak-anak pada umumnya masih sibuk bermain dengan
dunianya, siswa/I As-Siddiqiyah mampu menghafal al-Qur’an yang saat ini telah
bisa mewisuda penghafal al-Qur’an Juz 30 sebanyak 45 orang, “saya yang terlibat
menguji hafalan siswa/i MI As-Siddiqiyah merasa bangga, haru dan senang melihat
anak-anak kita yang Insya’Allah akan menjadi insan yang Qur’ani, kedepan,
mudah-mudahan MI As-Siddiqiyah terus berinovasi agar lebih besar dan gaungnya
sampai kemana-mana, sehingga akan menjadi percontohan dan teladan bagi madrasah
yang lain, hari ini kita baik, kedepan harus lebih baik, jangan pernah berhenti
berkarya” tutupnya. (Hadi)