Siak (Inmas) – Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat, dan Wakaf (Penaiszawa) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Muhammad Saman, S.Sos., MM dalam paparannya ketika menjadi pemateri dalam kegiatan Pembinaan Penyuluh Agama Islam PNS dan Non PNS bertempat di Aula Kankemenag Siak, Rabu, (20/02/19) yang diikuti sebanyak 30 orang penyuluh mengatakan bahwa tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk memberikan pencerahan dan meningkatkan wawasan kepada Penyuluh Agama Islam Non PNS dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak yang akan disampaikan oleh para narasumber.
“Penyuluh ini merupakan garda terdepan Kementerian Agama yang mempunyai peran dan fungsi untuk meningkatkan kualitas kerukunan umat beragama, meningkatkan kualitas pemahaman dan pengalaman keagamaan, meningkatkan kualitas haji dan umroh, dan meningkatkan kualitas pendidikan. Oleh karena itu, nantinya diharapkan agar para penyuluh untuk memberikan penyuluhan agama secara intensif, setelah diberikannya SK dan surat tugas yang di tanda tangani oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, dan Penyuluh harus selalu siap membimbing ummat tanpa mengenal waktu”, ungkapnya.
Hal lain yang disampaikan oleh Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat, dan Wakaf (Penaiszawa) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau adalah tentang tujuan dan visi Kementerian Agama agar sejalan dengan apa yang dilakukan oleh PAI PNS dan Non PNS di masyarakat. Menurutnya penyatuan arah dan tujuan sangat penting agar visi besar Kementerian Agama dapat terlaksana.
"Saya ingatkan kepada bapak ibu terkait kearah mana tujuan kita. Jangan sampai kita disini tidak tahu kemana akan melangkah. Kita perlu menyatukan arah tujuan yang saya sebut visi kita. Meskipun bentuk aktivitas kita berbeda, meskipun berangkatnya dari titik yang bebeda, dan dengan penguatan program yang berbeda, bila tujuan kita sama maka nanti akan ketemu pada satu titik, yaitu, terwujudnya masyarakat Riau yang taat beragama", jelas Muhammad Saman.
Harapannya setelah bertemu para penyuluh agama Islam PNS dan Non PNS, masyarakat makin taat beragama, paham betul mana kewajibannya, paham betul mana-mana yang harus ditinggalkannya. "Dalam waktu yang sama masyarakat yang taat beragama ini menjadi masyarakat yang rukun. Dan semua keluarga besar Kemenag ini punya visi menjaga kerukunan", tambahnya. (Hd)