0 menit baca 0 %

MTsN Siak dan Percasi Kab. Siak Adakan Lomba Catur

Ringkasan: Siak (Humas) – Bertempat di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Siak Jalan Raja Kecik Siak Sri Indrapura, diadakan lomba catur tingkat SD, SMP dan SMA sederajat Se Kecamatan Siak dan Mempura. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Persatuan Catur Indonesia (Percasi) Kabupaten Siak bekerjasama dengan...

Siak (Humas) – Bertempat di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Siak Jalan Raja Kecik Siak Sri Indrapura, diadakan lomba catur tingkat SD, SMP dan SMA sederajat Se Kecamatan Siak dan Mempura. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Persatuan Catur Indonesia (Percasi) Kabupaten Siak bekerjasama dengan MTsN Siak.

Tampak hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Siak, Drs. H. Kadri Yafidz, M.Pd, Kepala Kankemenag Kabupaten Siak yang diwakili Kasi Bimas Islam, H. Ahmad Muhaimin, S.Ag, Ketua Percasi Kabupaten Siak Drs. Rudinal Bakhtiar, M.Si, Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Siak, Kepala MTsN Siak Dra. Rasmida, juri tingkat nasional, guru pendamping dan peserta sebanyak 86 siswa.

Pada acara pembukaan, Rasmida dalam sambutannya mengatakan bahwa tujuan diadakan catur tingkat pelajar untuk meningkatkan kompetensi pelajar dalam olah raga catur. Sehingga akan muncul bakat-bakat pecatur yang bisa diandalkan.

Sementara Rudinal dalam arahannya mengatakan bahwa selama menjadi Ketua Percasi 2 periode, baru kali ini Percasi bekerjasama denga MTsN Siak mengadakan lomba catur tingkat pelajar Se Kecamatan Siak dan Mempura.

Kemudian ia melanjutkan, "Percasi Kabupaten Siak siap mengirim pelatih untuk mengisi kegiatan ekstrakulikuler di sekolah/madrtasah. Jika kalian berminat olah raga cabang catur, kami siap memfasilitasi, karena kami mempunyai 33 set papan catur dan bisa kami pinjamkan”.

Kakankemenag Siak yang diwakili Ahmad Muhaimin, ketika memberi Sambutan mengatakan, "Olah raga catur merupakan kegiatan positif, yang insyaallah bernilai ibadah jika niatnya benar".

Kegiatan ini di buka secara resmi oleh Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Siak, H. Kadri Yafizd. Ketika memberikan arahan, ia berpesan, "Untuk kedepan lomba catur tingkat pelajar bukan hanya 2 Kecamatan tapi bisa di kembangkan 4 atau lima Kecamatan."

Ia juga mengapresiasi kepada peserta yang masih duduk di bangku kelas 3 Madrasah ibtidaiyah (MI) yang turut berpartisipasi.

"Lomba catur bukan hanya untuk soal menang dan kalah, kalau soal menang dan kalah dalam pertandingan itu biasa, yang menjadi perhatian kita adalah keberanian anak didik tampil secara optimal di ajang perlombaan", tutupnya. (gn)

*edit by novam