Kampar (Humas) – Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Lipatkain Martinus, MA bersama para guru dan siswa melakukan panen sayur sawi di kebun Madrasah/sekolah pada Sabtu (18/4). Panen ini merupakan hasil kerja siswa menanam sayur-sayuran di kebun sekolah.
“Melalui kegiatan menanam ini diharapkan tumbuh budaya menanam dan cinta lingkungan pada siswa sekaligus untuk mensukseskan program sekolah, dimana MTsN Lipatkain sebagai sekolah yang menuju adiwiyata tingkat provinsi tahun 2015.” ujar Kepala MTsN Lipatkain.
Lahan yang terbatas tidak menyurutkan keinginan siswa untuk tetap berkebun. Pada areal kebun ini sudah dilakukan beberapa kali panen diantaranya sawi, selada, bayam, terong, kangkung dan jagung manis. Dan untuk mensiasati keterbatasan lahan, siswa menggunakan kemasan botol dan plastik bekas untuk wadah menanam sayuran, tanaman obat dan tanaman hias, terang Martinus.
Hasil panen ini dinikmati oleh siswa dan majelis guru. Sayuran yang dipanen juga bebas dari bahan kimia pestisida dan memakai pupuk organik seperti kompos yang diolah dari sampah dedaunan dan kotoran ternak. Dengan kegiatan ini siswa mempunyai pengalaman langsung sehingga akan tumbuh semangat untuk mencintai lingkungan sehingga tercipta sekolah hijau yang berwawasan lingkungan, punkas Martinus. (Ags/evd)
(edit:vera)