0 menit baca 0 %

MTsN 5 Bengkalis Membuat Tempat Cuci Tangan dan Bagikan Masker

Ringkasan: Bengkalis (Inmas) - Pandemi virus corona saat ini memang tengah merebak luas di berbagai negara. Masyarakat dunia pun tengah berjuang keras untuk menghentikan penyebaran virus tersebut. Berbagai cara dilakukan demi memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Bengkalis (Inmas) - Pandemi virus corona saat ini memang tengah merebak luas di berbagai negara. Masyarakat dunia pun tengah berjuang keras untuk menghentikan penyebaran virus tersebut. Berbagai cara dilakukan demi memutus mata rantai penyebaran virus corona.


Beberapa cara yang bisa dilakukan adalah dengan mencuci tangan dan selalu mengenakan masker saat keluar dari rumah. Sebagaimana himbauan Pemerintah yang tertuang dalam Surat Edaran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia nomor HK.02.02/I/385/2020 tanggal 9 April 2020 tentang Penggunaan Masker dan Penyediaan Sarana Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) untuk Mencegah Penularan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).


Menyikapi hal tersebut, MTs Negeri 5 Bengkalis yang terletak di Desa Batu Panjang Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis, membuat tempat cuci tangan yang ditempatkan di depan MTsN 5 Bengkalis dan membagikan masker kepada masyarakat. Hal tersebut disampaikan Kepala MTsN 5 Bengkalis Zaherman SAg, saat dikonfirmasi oleh tim Inmas Kemenag Bengkalis, pada Jum’at (01/05/2020).


“Penyediaan tempat cuci tangan dan pembagian masker ini dilakukan para majelis guru MTsN 5 Bengkalis, pada Rabu, 29 April 2020. Dengan meletakkan di depan MTsN 5 Bengkalis tempat cuci tangan, dan mengisi air, serta menyediakan sabun cuci tangan yang bisa digunakan oleh warga madrasah dan juga masyarakat umum” jelas Kepala MTsN 5 Bengkalis.


Selanjutnya, Zaherman mengatakan untuk pembuatan tempat cuci tangan tersebut dilakukan dengan memanfaatkan kayu-kayu bekas meja siswa untuk dijadikan dudukan tempat meletakan bak atau tempat air untuk cuci tangan tersebut.


Sementara itu, menurut Delvi Hanafiah SPd, pembina OSIS MTsN 5 Bengkalis, pembagian masker dilakukan dengan memberhentikan masyarakat yang lewat di depan MTsN 5 Bengkalis, yang tidak menggunakan masker, serta memberitahu kepada masyarakat bahwa pentingnya menggunakan masker sebagai antisipasi diri pencegahan penyebaran virus corona (covid-19).


Masker yang dibagikan kepada masyarakat tersebut merupakan hasil karya dari majelis guru madrasah yang memiliki keahlian menjahit, dengan memanfaatkan bahan-bahan seadanya.


“Beberapa orang guru memiliki kemampuan menjahit, jadi kami mulailah memanfaatkan kain yang ada untuk membuat masker sederhana, yang bisa dimasukan tisu, semoga bisa lebih aman untuk pemakainya” ungkap Delvi.


Semoga wabah virus corona ini segera berlalu tanpa menyisakan luka yang mendalam, sehingga kehidupan masyarakat pun bisa kembali berjalan normal, dan insyaa Allah kita bisa menjadi hamba yang selalu bersabar menghadapi musibah dan bersyukur atas segala nikmat-Nya. Aamiin. (vie/tfk)