0 menit baca 0 %

MTsN 2 Kuantan Singingi Gelar Gotong Royong Bersama Orang Tua Camp Tahfiz

Ringkasan: Kuansing (Inmas)- Minggu, (27/10/2019) keluarga besar MTsN 2 Kuansing mengadakan kegiatan gotong bersama dengan orang tua dari murid camp tahfiz Al-Qur'an yang baru mulai dirintis.Dikomandoi oleh H.Kamil, S.Ag. selaku pimpinan MTsN 2 Kuansing sekaligus inisiator dari berdiri nya camp tahfiz Al-Qur'a...

Kuansing (Inmas)- Minggu, (27/10/2019) keluarga besar MTsN 2 Kuansing mengadakan kegiatan gotong bersama dengan orang tua dari murid camp tahfiz Al-Qur'an yang baru mulai dirintis.


Dikomandoi oleh H.Kamil, S.Ag. selaku pimpinan MTsN 2 Kuansing sekaligus inisiator dari berdiri nya camp tahfiz Al-Qur'an MTsN 2 Kuansing, gotong royong dihadiri oleh majelis guru, staff dan juga orang tua murid dari camp tahfiz. Kegiatan bersih-bersih bersama ini bertujuan untuk menyiapkan pemondokkan yang akan dihuni oleh peserta tahfiz Al-Qur'an yang berjumlah 26 orang terdiri dari 11 siswa laki-laki serta 15 siswa perempuan. 


Camp tahfiz ini dimanajeri oleh Dra. Elfarida, M.M dengan wakil Juliana, S.Pd dibawah arahan H.Kamil S.Ag. Selaku pimpinan MTsN 2 Kuansing beliau menyampaikan harapannya "kita berharap dengan berdiri nya camp tahfiz ini bisa menjadi wadah untuk menggerakkan ghirah untuk menghafal Al-qur'an di kalangan para peserta didik, agar nantinya lahir generasi penghafal Al-qur'an khusus nya dari lingkungan MTsN 2 Kuansing, semoga hal yang sedang kita lakukan ini dapat membawa dampak yang positif dan meningkatkan kesadaran di kalangan masyarakat untuk tergerak menghafal Al-qur'an "ujarnya.


Pemodokkan camp tahfiz ini berlokasi lansung di depan MTsN 2 Kuansing, dengan mendayagunakan salah satu rumah warga yang siap dan layak untuk ditempati. Pemilihan lokasi ini tentu dengan berbagai pertimbangan.


Dra. Elfarida, M.M menyampaikan ada 2 lokasi terpisah untuk camp putra dan putri. "Untuk camp putra merupakan salah satu rumah warga yang hanya berjarak 10 meter dari madrasah, sementara untuk camp putri berlokasi di samping rumah salah seorang guru madrasah kita, hal ini agar program dan kegiatan tahfiz bisa dipantau dan terkontrol dengan baik". Katanya 


Camp tahfiz yang diangankan untuk melahirkan generasi penghafal Al-qur'an ini baru saja bermula, dan semoga bisa mewujudkan cita-cita yang digaungkan sejak awal mula pendirian camp ini tercetus, yakni sukses mencetak generasi muda dengan Al-qur'an di hati dan ingatan mereka. (NV/N)