0 menit baca 0 %

MTsN 2 Dumai Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Ringkasan: Dumai (Inmas) - MTs Negeri 2 Kota Dumai menggelar peringatan Mualid Nabi Muhammad SAW, bertempat di Masjid Baiturrahim Pelintung, Sabtu (16/11/2019).Kepala MTsN 2 Dumai, Drs. Muliadi dalam sambutannnya mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Polsek Medang Kampai, Kepala KUA Medang Kampai...

Dumai (Inmas) - MTs Negeri 2 Kota Dumai menggelar peringatan Mualid Nabi Muhammad SAW, bertempat di Masjid Baiturrahim Pelintung, Sabtu (16/11/2019).

Kepala MTsN 2 Dumai, Drs. Muliadi dalam sambutannnya mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Polsek Medang Kampai, Kepala KUA Medang Kampai Drs. H. Mukmin, sekaligus menjadi penceramah yang telah memenuhi undangan dari MTsN 2 Dumai, seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan serta siswa MTsN 2 Dumai yang telah menghadiri acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. “Mudah-mudahan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kita akan mendapatkan kebaikan dan keberkahan,” harapnya.

Lebih lanjut disampaikannya, dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW adalah untuk mengetahui sejarah kelahiran dan perjuangan-perjuangan Nabi Muhammad. “Dengan adanya peringatan ini mudah-mudahan kita semakin cinta kepada Nabi Muhammad SAW dan meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari,” harapnya.

Sementara itu penceramah ustadz H. Mukmin dalam tausiyahnya menyampaikan, bulan Rabiul Awal adalah salah satu bulan yang mulia bagi umat islam, karena pada bulan tersebut ada tiga peristiwa besar atau penting yang terjadi pada 12 Rabiul awal yaitu maulid atau hari lahirnya Nabi Muhammad SAW, hijrahnya Nabi Muhammad SAW ke Madinah, dan wafatnya Nabi Muhammad SAW.

Selain itu ditambahkannya, Nabi Muhammad SAW dilahirkan ke dunia adalah untuk menjadi rahmat bagi sekalian umat, rahmat artinya nikmat, kebahagian, kesuksesan, kesenangan, kenyamanan, dan kebaikan. “Untuk mendapatkan rahmat kita harus mencintai Nabi Muhammad, karena mencintai Nabi Muhammad berarti mencintai Allah, karena Allah mengutusnya untuk menyampaikan risalah kepada umatnya,” tambahnya.

Diakhir tausiyahnya Penceramah berpesan, agar dapat menanamkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW yaitu dengan mengingat kembali sejarah perjuangannya dan meneladani akhlaknya serta kepribadiannya. “Mudah-mudahan dengan cinta kepada Nabi Muhammad SAW kita akan mendapat syafaat beliau dihari kiamat nanti,” pungkasnya. (Arief)