0 menit baca 0 %

MTsN 1 Pelalawan Akan Terima Kunjungan Tim Matahari dan Sastrawan Riau

Ringkasan: Kamis (31/8/17), Tim Matahari Sastra bersama sejumlah sastrawan Nasional asal Riau akan melakukan bincang sastra dan baca puisi bersama siswa dan guru Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 (MTsN) 1 Pelalawan di Pangkalan Kerinci. Kegiatan ini akan dilaksanakan di halaman MTsN 1 Pelalawan.

Kamis (31/8/17), Tim Matahari Sastra bersama sejumlah sastrawan Nasional asal Riau akan melakukan bincang sastra dan baca puisi bersama siswa dan guru Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 (MTsN) 1 Pelalawan di Pangkalan Kerinci. Kegiatan ini akan dilaksanakan di halaman MTsN 1 Pelalawan.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan kedua kalinya yang dilakukan Tim Matahari Sastra ke sekolah-sekolah di Provinsi Riau setelah sebelumnya sukses dilaksanakan di SMK Labor Pekanbaru,” kata Griven H. Putera yang merupakan Koordinator Tim Matahari Sastra di Pekanbaru, Rabu (30/8/17). Menurut Griven, kegiatan ini merupakan sebuah upaya untuk memasyarakatkan sastra di tengah masyarakat, terutama di kalangan siswa dan santri yang merupakan calon peneraju kepemimpinan di masa depan. Lebih lanjut Griven menambahkan, bahwa pemimpin di masa datang diharapkan tidak hanya cerdas otaknya tapi juga baik prilaku dan budi pekertinya. “Sastra merupakan bagian dari upaya untuk mendidik manusia agar cerdas dan berbudi itu. Hal ini sesuai dengan motto kita, yaitu dengan Sastra Hidup Berbudi, dengan Karya Hidup Abadi,” sambung Griven yang merupakan salah seorang sastrawan nasional asal Riau ini.

Menurut Griven H. Putera, selain Tim Matahari yang terdiri dari beberapa sastrawan Riau, juga tampil sejumlah sastrawan besar seperti Abel Tasman (sastrawan nasional asal Riau yang beberapa cerpennya masuk dalam beberapa buku Pilihan Kompas, Jakarta). Selain Abel Tasman, ada pula Herman Rante, sastrawan yang merupakan Dekan pada Fakultas Ilmu Budaya Universitas Lancang Kuning yang dijuluki si gagak kota yang beberapa waktu lalu melantunkan sajaknya di Kota Selangor, Malaysia, dan Tengku Muhammad Sum, sastrawan juga dosen di Universitas Lancang Kuning, serta Kunni Masrohanti (Pemegang Laman Budaya Riau Pos) dan beberapa sastrawan lain seperti Zamhir Arifin, Eko Ragil Ar Rahman, Muhammad de Putra dan lain-lain.

Kepala MTsN 1 Pelalawan, Nuryaningsih S. Pd yang didampingi Kadri SPdI, salah seorang guru MTsN 1 Pelalawan mengucapkan terima kasih kepada sastrawan yang mau datang ke sekolahnya. Menurut Yani, panggilan sehari-harinya ini, bahwa kehadiran sastrawan ini sangat bagus dan bernilai tambah, karena: pertama, tidak semua sekolah dan madrasah yang dapat kunjungan sastrawan ini. Kedua, para sastrawan nantinya akan memberikan wawasan dan pengetahuan serta pengalamannya dalam menggeluti dunia sastra bagi siswa/I serta para guru yang hadir. Ketiga, kehadiran sastrawan ini juga akan menambah pengetahuan bagi para guru bahasa Indonesia dari beberapa sekolah di Pangkalan Kerinci yang diundang pada kegiatan ini.

“Sastrawan ini tentu akan menambah pengetahuan, mulai dari membaca puisi, sampai menghasilkan kasya sastra yang baik dan bermutu tinggi,” ucap Perempuan kelahiran Selatpanjang ini bersemangat.

Mengenai usaha pengembangan sastra yang dilakukan selama ini, menurutnya MTsN 1 Pelalawan telah melakukan berbagai kegiatan seperti ekstra kurikuler membaca puisi dan berkarya. “Kami juga punya sanggar teater. Dan kami siap dalam mengikuti lomba dan tampil pada acara-acara sekolah selama ini. Bahkan pada saat memperingati 17 Agustus lalu, kami juga membuat lomba teater bagi siswa kelas 9,” lanjutnya.

Lebih lanjut,  Nuryaningsih menyampaikan bahwa kegiatan Matahari Masuk Madrasah yang dilaksanakan pada Kamis, 31 Agustus 2017 di halaman MTsN Pelalawan tersebut akan hadir juga Kasi Pendidikan Islam Kamenag Pelalawan, Guru Bahasa Indonesia SLTP se-Pangkalan Kerinci serta siswa/i pengurus OSIS atau yang berminat di bidang sastra. (ghp)