Riau (Inmas)- Kasubag Ortapeg dan Tata Laksana Lapangan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau, H Edi Tasman dan staf Deni Jaya Saputra hadir di MTsN 2 Pekanbaru dalam rangka melakukan pembinaan terkait tugas pokok ASN,
Jumat (18/10/2019) di ruang CBT MTs N 2 Pekanbaru.
Kegiatan dihadiri
oleh kepala Madrasah, Ghafardi, kepala TU serta 40 orang pegawai dan guru
ASN dan honorer MTs N 2 Pekanbaru. Sementara itu ada tiga pegawai yang tidak hadir karena mengikuti diklat di Padang, satu orang mengikuti PPG di Semarang dan satu guru sakit.
Dihadapan guru ASN dan honorer Edi Tasman menyampaikan
bahwa ASN harus mengetahui hal-hal yang menyangkut tentang kekinian
tentang masalah kepegawaian. UUD No 5 thn 2014 dan PP No
49 tahun 2018 ASN, tentang PNS dan P3K.
“Menjadi PR bersama di Tahun 2023 nanti tidak ada lagi guru yang honor,
jadi ada 5 tahun waktu untuk menyelesaikan. Yang honor tidak ada lagi
yang ada adalah P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kinerja).
Honorer yang sekian lama menjalani honor di kementerian agama harus
memiliki reward, yakni mengikuti tes berbasis komputer. hanya
saja jika melalui jalur P3K tidak mendapat Pensiun,” jelasnya.
Ia menambahkan, tahun yang serba digital ini ia mengharapkan agar seluruh ASN mengisi Sistem
Elektronika Kinerja pada aplikasi SIEKA sebagai bukti kinerja ASN
sehingga memudahkan ASN yang bersangkutan untuk menerima hak nya.
Berikutnya acara sesi tanya jawab dari ASN TU dan honorer tentang permasalahan
yang ditemui dilapangan dan dijawab langsung oleh Edi Tasman.
Dengan kehadiran Kasubag Ortala ini kepala Madrasah,
Ghafardi berharap agar pertemuan tersebut dapat terjalin silaturahim bersama
guru-guru agar dapat memberikan pembinaan, arahan, dan saran
tentang tugas pokok sebagai Aparatur Sipil Negara. (eshaye/e-mus)