Dumai (Inmas) – Bertempat di halaman MTs N 2 Dumai, Selasa (30/04/2019) digelar acara tasyakuran dan pelepasan siswa kelas IX MTs N 2 Dumai. Hadir dalam acara Kakan Kemenag Dumai diwakili Kasubbag TU Drs. H. Zulkifli, Lurah Pelintung, Kapolsek Medang Kampai, KUA Kecamatan Medang Kampai, Tokoh Masyarakat, Kepala MTs N 1 Dumai, Kepala MIN 1 Dumai, dan Mantan Kepala MTs N 2 Dumai pada masanya dan seluruh wali murid kelas IX.
Jumlah siswa yang akan dilepas atau dikembalikan kepada orangtua wali murid tahun ini berjumlah 57 orang dengan jumlah 26 orang putera, dan 31 orang puteri, demikian disampaikan oleh Kepala MTs N 2 Dumai Drs. Muliadi saat memberi sambutan pada acara pelepasan siswa kelas IX MTs N 2 Dumai.
Sudah ada beberapa program yang telah kami laksanakan diantaranya mulai tahun ini melaksanakan ujian berbasis komputer, mulai dari UAMBN-BK hingga UN-BK yang tahun-tahun sebelumnya dilaksanakan ujian kertas pensil. Awalnya kami ragu untuk melaksanakan ujian berbasis komputer ini, namun berkat dukungan dari semua pihak terutama dari Kementerian Agama Kota Dumai sehingga kami bisa melaksanakan ujian berbasis komputer
Saat ujian berlangsung juga kita kedatangan tamu Helpdesk dari Provinsi yang memantau jalannya ujian mulai dari kelas untuk ujian, perangkat ujian dan Alhamdulillah madrasah kita ini dinilai sangat layak untuk melaksanakan ujian berbasis komputer, dan tahun-tahun berikutnya juga akan dilakukan ujian berbasis komputer.
Kami juga akan menyalurkan kepada siswa untuk masuk ke sekolah favorit, yang salah satunya MAN Insan Cendikia Perawang Kabupaten Siak, juga ada SMA N Plus Pekanbaru dan sekolah lokal favorit lainnya. Tahun ini Alhamdulillah ada 6 siswa kita yang lulus seleksi administrasi MAN Insan Cendikia Perawang dan setelah tes alhamdulillah 1 orang siswa lulus masuk ke MAN IC Siak. Kami sangat bangga ada anak kampung yang jauh dari kota lulus di salah satu MAN favorit ddi Provinsi Riau, meskipun dari sekolah lain banyak yang mengantarkan anaknya untuk sekolah disana, tapi kami juga berusaha untuk tahun-tahun berikutnya akan lebih banyak lagi alumni MTs N 2 Dumai yang melanjutkan study di MAN IC Siak.
Dan tahun ini juga ada siswa kami yang berangkat mengikuti Kompetisi Sains Madrasah tingkat nasional, tingkat kota juara 1, tingkat provinsi juga juara 1, namun untuk tingkat nasional belum rezeki untuk mendapatkan juara. Dengan adanya siswa kita yang mengikuti kompetisi tingkat nasional ini membuktikan bahwa anak kampung juga bisa bersaing di tingkat provinsi. Ini juga menjadi pelajaran bagi kami guru-guru disini, semoga kedepan kami juga dapat menyalurkan anak-anak berprestasi untuk mengikuti kompetisi-kompetisi yang lain.
Kami juga telah rapat bersama komite madrasah tentang program kedepan. Kita akan membuat suatu produk unggulan yakni tamat dari MTs N 2 ini minimal suudah hafal 1,5 jus, ini sebenarnya sudah dimulai dan tahun depan Insyaa Allah kita akan mengadakan wisuda tahfiz yang kita selipkan pada acara perpisahan juga. Tahun ini kelas VII dan VIII sudah ada yang hafal 1 hingga 2 jus. Dan juga kedepan harapan kami dapat membuat MTs N 2 ini menjadi madrasah semi pondok, sehingga terbinanya karakter, mencetak generasi islami yang berakhlak qur’ani.
Terakhir, Drs. Muliadi berpesan kepada kelas IX untuk
melanjutkan study pada sekolah sesuai dengan harapan dan keinginan, gapailah
cita-cita untu meraih masa depan yang lebih baik, dan saya juga berharap
anak-anak jangan lupakan adik-adik kelas dan terus gaungkan MTs N 2 Dumai
dimanapun berada, tutupnya. (Zul/Hf)