Siak (Inmas) - Sebagai upaya meminimalisir serta mencegah merebaknya penyakit kelainan seksual yang diakibatkan dari prilaku Lesbian Gay Biseksual Transgender (LGBT), Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Koto Gasib bersama KUA, MUI dan Puskesmas melakukan kunjungan ke beberapa sekolah untuk memberikan sosialisasi, diantaranya, Madarasah Tsanawiyah (MTs) Al-Fatah, Kampung Keranji Guguh, Kecamatan Koto Gasib yang dipimpin oleh, Nur Ainun, S.Pd.I.
Terkait LGBT, tim sosialisasi melakukan penyuluhan bahaya LGBT dan bahaya pergaulan bebas yang disampaikan secara bergantian mulai dari Pemcam Koto Gasib, MUI dan Puskesmas. Selain itu, juga disediakan slide pada infocus terkait tentang akibat dari LGBT tersebut kepada para siswa/siswi, seperti HIV AIDS dan penyakit kelamin lainnya. “Secara bertahap selanjutnya akan disosialisasikan ke semua sekolah, pemuda, dan masyarakat terkait dengan perilaku menyimpang tersebut. Di samping itu kita juga mengimbau kepada para guru dan orangtua, agar senantiasa melakukan bimbingan dan pengawasan terhadap anak-anak (khususnya para pelajar, red) agar tidak terjerumus dalam prilaku yang dapat merusak masa depan generasi muda tersebut”, ujar Edi Rusmin yang ikut dalam tim sosialisasi.
Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) akhir-akhir ini banyak diperbincangkan. Untuk menekan bahaya dari LGBT di Kabupaten Siak, Pemerintah Kabupaten Siak melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan bekerjasama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, MUI Kabupaten dan Kecamatan se-Kabupaten Siak, gencar melakukan sosialisasi bahaya penyimpangan prilaku LGBT di masyarakat terutama di sekolah/madrasah. (Hd)