Siak (Inmas) – Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XII tingkat Kecamatan Pusako telah resmi ditutup. Andi Putra, S.STP., M.Si Camat Pusako resmi menutup kegiatan MTQ tingkat kecamatan Pusako yang berlangsung di Kampung Benayah, yang berlangsung selama 3 hari Selasa malam (30/5/2019), telah usai dan ditutup secara resmi dengan menabuh bedug.
Kepada Inmas kankemenag Siak, Ka. KUA pusako Najamudin yang juga dipercaya sebagai Ketua panitia menjelaskan bahwa pelaksanaan MTQ berjalan sukses. Hal itu baik dari segi ceremonial-nya maupun musabaqoh-nya, semuanya berjalan dengan lancar. Selain itu, menurut Najamudin, seluruh elemen masyarakat turut meramaikan dan bergotong royong serta semua cabang ikut dipertandingkan dan peserta nya pun lengkap.
“Alhamdulillah tahun ini, Kampung Pebadaran sebagai juara umum bertahan tahun 2018 lalu juga masih berhasil mempertahankan prestasinya. Saya mempunyai keyakinan bahwa anak anak Pusako siap lahir batin untuk mengikuti Kompetesi tingkat kabupaten SIak yang akan diadakan di Kecamatan Sungai Apit dan InshaAllah menargetkan juara tiga saja sudah cukup,” ulasnya.
Andi Putra, S.STP., M.Si Camat Pusako dalam sambutannya sebelum menutup secara resmi kegiatan MTQ tingkat kecamatan Pusako ke -XII tersebut mengatakan, atas nama pihak pemerintahan daerah serta selaku kepala wilayah kecamatan dirinya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak terkait.
“Tanpa partisipasi bersama kegiatan ini tidak akan berjalan lancar maka dari itu saya sangat terharu dan mengaku bangga atas berjalan lancarnya penutupan MTQ ini terutama kepada dewan hakim, panitia pelaksana serta seluruh dermawan maupun seluruh iven masyarakat yang telah berpartisipasi aktif membantu pelaksanaan kegiatan ini sehingga dapat berjalan aman dan tertib,” tuturnya.
Lanjutnya, kepada seluruh qori dan qoriah yng telah meraih mendapatkan prestasi pada ajang pelaksanaan MTQ tingkat kecamatan tahun ini diucapkan selamat, semoga dengan prestasi yang digapai ini dapat dijadikan acuan untuk terus mengasah semangat dalam hal membaca dan tidak hanya untuk ceremoni saja. (Hd)