MTQ Pelalawan Harus Profesional
Ringkasan:
Pelalawan (Humas)- Kalau tak ada aral, pada 16- 22 Oktober 2012 ini, MTQ Kabupaten Pelalawan XI akan dilaksanakan di Kecamatan Bandar Petalangan. Kini, persiapan fisik astaka telah dilaksanakan secara bertahap. Demikian disampaikan DrsSalimZaini MH, Sekretaris LPTQ Pelalawan di Pangkalan Kerinci, Ka...
Pelalawan (Humas)- Kalau tak ada aral, pada 16- 22 Oktober 2012 ini, MTQ Kabupaten Pelalawan XI akan dilaksanakan di Kecamatan Bandar Petalangan. Kini, persiapan fisik astaka telah dilaksanakan secara bertahap. Demikian disampaikan DrsSalimZaini MH, Sekretaris LPTQ Pelalawan di Pangkalan Kerinci, Kamis, 5/9.
Kata Salim, LPTQ Pelalawan berharap kepada seluruh kecamatan untuk komit pada pemakaian qari-qariah tempatan pada saat MTQ nanti. Selain itu, demi profesionalnya MTQ Pelalawan ke depan, bukan hanya peserta MTQ yang akan diseleksi kelengkapan bahan administrasinya, para majelis hakim pun akan diusahakan untuk diseleksi apakah mereka memenuhi kriteria hakim atau tidak, terutama sertifikat perhakimannya. Kita akan mencoba profesional, yaitu meletakkan mereka sesuai dengan kemampuan mereka atau menurut sertifikat perhakiman yang telah mereka dapatkan dari LPTQ Provinsi Riau. “Kita juga akan membuat kodeetik hakim MTQ.†Tegas Salim.
Tentang adanya tekad LPTQ Pelalawan untuk menempatkan majelis hakim sesuai dengan kemampuan atau menurut sertifikat yang dimilikinya, H Griven H Putera M.Ag sebagai salah seorang majelis hakim Provinsi Riau asal Kabupaten Pelalawan menyambut baik keinginan LPTQ Pelalawan tersebut. “Keinginan LPTQ Pelalawan itu kita apresiasi positif. Profesional ini memang cita-cita LPTQ Provinsi Riau. Ini bisa dilihat saat LPTQ Riau melaksanakan pelatihan majelis hakim selama ini. Misalnya cabang M2IQ, syarat menjadi peserta majelis hakim yang dilatih pada cabang ini saja harus tamatan S2 Jurusan Agama. Jadi, untuk hakim M2IQ ini tak bisa orang sembarangan. M2IQ ini tidak main-main,†kata Griven.
Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan, Drs H Zulkifli mendukung upaya LPTQ Pelalawan ini. “Kita sambut baik keinginan LPTQ Pelalawan itu. Untuk profesional itu, kalau tak dimulai sejak kini kapan lagi?†Tanya Zul bersemangat. Zulkifli berharap supaya MTQ ini jangan hanya berpretensi untuk mencetak juara saja tapi bagaimana menjadikan Alquran itu dekat dan lekat di hati umat.“MTQ tak sama dengan PON. MTQ itu dibuat untuk menjadikan Alquran betul-betul sebagai pedoman hidup. MTQ itu intinya sarana awal latihan supaya orang mau mengamalkan isi Alquran dalam kesehariannya.Untuk itulah cabang MTQ setiap tahunnya mengalami penambahan,†demikian kata Zul. (griven)