0 menit baca 0 %

MTQ ke 44 tingkat Kab. Kampar Resmi ditutup Bupati Kampar

Ringkasan: Kampar (Humas) - Melalui Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-44 tingkat Kabupaten Kampar yang telah kita laksanakan dengan baik dan sukses ini, mari kita berupaya menumbuhsuburkan nilai-nilai qur’ani sebagai benteng atau perisai untuk menguasai keadaan dan bukan dikuasai oleh keadaan k...
Kampar (Humas) - Melalui Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-44 tingkat Kabupaten Kampar yang telah kita laksanakan dengan baik dan sukses ini, mari kita berupaya menumbuhsuburkan nilai-nilai qur’ani sebagai benteng atau perisai untuk menguasai keadaan dan bukan dikuasai oleh keadaan karena Al qur’an telah mengisyaratkan agar jangan meninggalkan anak dan generasi yang lemah, baik lemah iman, lemah ilmu maupun lemah ekonomi. Demikian dikatakan Bupati Kampar H Jefry Noer dalam sambutannya pada acara penutupan MTQ ke-44 tingkat Kabupaten Kampar di Lapangan Kantor Camat Kampar. Senin 20/5 Jefry Noer Mengatakan, Saat ini pemerintah telah menjadikan pembangunan bidang agama sebagai pilar pertama dan utama dalam melanjutkan pembangunan yang bertujuan untuk mewujudkan masyarakat yang damai, adil, demokratis dan sejahtera hingga nantinya dapat menghapus kemiskinan di Kabupaten Kampar ini yang kita kenal dengan Zero Kemiskinan, Pengangguran dan Rumah Kumuh. Untuk itu, pembangunan dibidang agama ini harus dapat menjiwai dan menjadi roh bagi pembangunan bidang-bidang lainnya sebagai landasan moral dan etikan dalam membina akhlak dan etos kerja. Bupati Kampar mengharapkan MTQ ini bukan hanya sekedar tilawah saja namun mampu lebih dalam lagi yakni mengetahui isi kandungan Al qur’an dan menjabarkannya dalam hidup dan kehidupan sehari-hari. Sementara itu kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar Drs H Fairus MA dalam sambutannya mengatakan bahwa kemampuan qori/qori’ah, khususnya yang berasal dari Kabupaten Kampar cukup baik, hal ini dibuktikan dengan bermunculnya bibit baru yang mempunyai potensi untuk dilakukan pembinaan dalam meningkatkan kualitas dan kuantitasnya dalam rangka meraih prestasi baik ditingkat MTQ provinsi maupun nasional. Sejalan dengan itu pula lanjut Fairus, untuk mewujudkan komitmen Bupati Kampar sangat diperlukan pembinaan kepada qori/qori’ah untuk dapat lebih meningkatkan kualitasnya dan dapat bersaing di MTQ tingkat provinsi maupun Indonesia. Lebih jauh lagi Fairus menjelaskan bahwa saat ini banyak sekali qori/qori’ah yang mempunyai potensi kemudian hijrah ke daerah lain dengan alasan kurang diperhatikan dan ini menjadi sebuah “pe er” bagi kita untuk selalu berusaha memperhatikan akan kebutuhan mereka sehingga asset daerah yang berpotensi ini betul-betul bisa menjadi kebanggan kita bersama. Sedangkan Ketua Pelaksanaan Drs H Zulfan Hamid M.Si dalam laporannya mengatakan bahwa pelaksanaan MTQ tahun ini, mulai tanggal 14 hingga 20 Mei 2013 dengan kegiatan yang memperlombakan 7 cabang MTQ dengan 16 golongan yang diikuti oleh seluruh kafilah dan berjalan dengan sesuai dengan jadwal, lancar, tertib dan aman baik dari segi jalannya kegiatan, kesiapan panitia, pelayanan kesehatan, dan keamanan. Dewan Hakim saat mengumumkan pemenang-pemenang setiap cabang yang diperlombakan mengatakan bahwa Kecamatan Kampar Meraih Juara Umum I dengan jumlah nilai 42 di ikuti oleh kecamatan Siak Hulu sebagai juara umum II dengan jumlah nilai 33 dan Bangkinang Seberang sebagai juara umum III dengan jumlah nilai 24. Turut hadir pada acara tersebut Wakil Bupati Kampar H Ibrahim Ali SH, Wakil Ketua DPRD Kampar Hj Eva Yuliana, Syahrul Aidi, Kepala Dinas, Kantor, Badan pemkab Kampar, tokoh masyarakat, tokoh agama, ninik mamak, serta seluruh lapisan masyarakat Kampar. (Ags)