ROKAN HULU (KEMENAG) – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) yang pertama kali dilakukan di Kecamatan Kabun, sejak kec tersebut bergabung dengan Rokan Hulu tahun 2003 yang lalu, berjalan dengan sangat meriah, sebab dihadiri ribuan umat Islam yang antusias mengikuti upacara pembukaan dan pawai ta’aruf, Jumat (20/3/2015) bertempat di Masjid Besar Kec Kabun.
Hadir dalam acara tersebut BUpati Rohul Drs H Achmad MSi, Wakil Bupati Ir H Hafith Syukri MM, Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, para Asisten, Staf Ahli, Kepala Badan/Dinas/Kantor di lingkungan Pemkab Rohul, Camat Kabun, Ketua DPRD Rohul Nasrul Hadi ST MT, beberapa orang anggota DPRD Rohul, dan ribuan umat Islam lainnya.
Bupati Rohul Achmad dalam sambutan pengarahannya, menyampaikan rasa terima kasihnya, atas banyak dan antusiasnya umat Islam Kabun, dalam menguti MTQ yang pertama kali ini dilaksanakan. Achmad berharap agar MTQ dapat dilaksanakan setiap tahun, sebab masyarakat sangat antusias terhadapnya.
Dikatakannya, dengan pelaksanaan MTQ ini, akan mendekatkan umat kepada ajaran agamanya, dalam hal ini adalah Alquran. Alquran adalah pedoman utama bagi umat Islam. Oleh karenanya, Alquran harus dibaca, dan dipelajari oleh umatnya, sehingga dapat dilaksanakan dalam hidup dan kehidupan sehari-hari.
Achmad juga mengingatkan rakyatnya, agar warga yang anaknya sekolah di pulau Jawa atau tempat lain, harus diingatkan, untuk tidak sekali-kali ikut bergabung dengan ISIS, karena organisasi terlarang ini akan melakukan bujuk rayu dan tawaran pekerjaaan yang menggiurkan, sehingga orang Indonesia terpengaruh.
Apalagi jelas Bupati pula, dengan berbagai rayuan mereka lakukan supaya generasi muda mau ikut bergabung. "Kerena, dengan tawaran menggiurkan itu mulai gaji yang besar, jihad, membela agama Allah dan lainnya, sehingga anak-anak kita terlena dan bergabung, padahal itu dilarang bangsa kita," tegas Bupati Achmad.
Sementara itu, Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, mengharapkan agar pelaksanaan MTQ ini dapat memberikan pengaruh kepada masyarakat, khususnya untuk meningkatkan semangat belajar Alquran; Menghafal Alquran; Memahami Alquran; Mengamalkan Alquran; dan Mengajarkan Alquran, sehingga pelaksanaan MTQ ini membawa perubahan bagi masyarakat.***(Ash)