MTQ Ajang Meningkatkan Keimanan dan Ketaqwaan
Ringkasan:
Pekanbaru, 4/5 (Humas)- Musabaqah Tilawil Quran ke 43 Kota Pekanbaru diharapkan menjadi ajang menjadikan Kota Pekanbaru sebagai negeri qurani. Hal ini dinilai sinergi dengan tradisi Kota Pekanbaru yang sangat kental dengan nuansa Islami dan melayu. Selain itu, kegiatan yang sangat kental dengan nuan...
Pekanbaru, 4/5 (Humas)- Musabaqah Tilawil Quran ke 43 Kota Pekanbaru diharapkan menjadi ajang menjadikan Kota Pekanbaru sebagai negeri qurani. Hal ini dinilai sinergi dengan tradisi Kota Pekanbaru yang sangat kental dengan nuansa Islami dan melayu. Selain itu, kegiatan yang sangat kental dengan nuansa Islami tersebut juga menjadi media untuk mencari bibit-bibit berbakat dalam beberapa kategori yang diperlombakan dalam MTQ ke 43 yang dilaksanakan di Kecamatan Tampan.
Kepala Kementerian Agama Kota Pekanbaru Drs H Tarmizi MA, Senin (3/5) mengatakan kegiatan MTQ merupakan ajang untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, baik dengan kegiatan melafalkan Alquran, maupun berbagai aplikasi dalam kategori perlombaan MTQ ke 43 Kota Pekanbaru.
Dalam MTQ ini dilantik sekitar 155 dewan Hakim, majelis hakim dan petugas khusus yang siap menilai 504 peserta dari 12 Kecamatan se Kota Pekanbaru. 155 dewan juri tersebut terdiri dari dewan hakim 13 orang, petugas musabaqah tilawatil quran 18 orang, musabaqah cacat netra 17 orang, musabaqah tartil quran 15 orang, musabaqah qiraat sabah 15 orang, musabaqah hifzil quran 21 orang, musabaqah tafsiril quran 15 orang, musabaqah syahril quran 12 orang, musabaqah fahmil quran 11 orang, musabaqah khatil quran 7 orang, dan musabaqah menulis kandungan alquran 12 orang.
Selain itu dalam rangkaian kegiatan MTQ ke 43 tersebut juga terdapat sekitar 30 stand MTQ. Stand tersebut berasal dari 12 kecamatan se Kota Pekanbaru. Selain itu stand juga bersal dari usaha kecil dan menengah, sehingga kegiatan tersebut juga dapat menjadi ajang promosi hasil karya dari para pengrajin di Kota Pekanbaru. (js/rp)