0 menit baca 0 %

MTLC se-Sumatera, Kakanwil : Kreativitas Siswa Harus Relevan dengan Zaman

Ringkasan: Riau (Inmas) - Kamis siang (26/10) tepat pukul 10.10 WIB Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Suparsi MA, memberikan sambutan pada acara pembukaan kegiatan The Fourth Mantelku Language Competition (MTLC) ke empat di gedung Aula lantai II MAN Taluk.Kakanwil mengungkapkan, madrasah dari waktu ke waktu se...

Riau (Inmas) - Kamis siang (26/10) tepat pukul 10.10 WIB Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Suparsi MA, memberikan sambutan pada acara pembukaan kegiatan The Fourth Mantelku Language Competition (MTLC) ke empat di gedung Aula lantai II MAN Taluk.

Kakanwil mengungkapkan, madrasah dari waktu ke waktu secara qualitatif semakin meningkat, begitu juga kreativitas dan inovasi dalam meningkatkan kecerdasan siswa madrasah. Hal itu dibuktikan, prestasi demi prestasi nasional yang ditorehkan madrasah beberapa dekade terakhir. 

Satu satunya Madarsah Aliyah Negeri di Riau yang membuat program khusus dua bahasa saat ini adalah MAN Taluk. Ini perlu kita apresiasi,kita contoh dan tularkan ke madrasah lainnya. Ia memaparkan kiblat ilmu pengetahuan saat ini adalah dengan menguasai banyak bahasa, khususnya bahasa arab dan inggris.

Menurutnya bahasa arab adalah bahasa yang akan menggiring siswa untuk bisa lebih mudah dan gampang dalam memahami dan mendalami ilmu agama. 

"Apalagi baru baru ini Kemenag secara khusus telah mendatangkan guru kontrak bahasa arab dari AlAzhar Mesir, guna menunjang keahlian siswa dalam belajar bahasa arab, sehingga mahir menggunakan bahasa arab dalam keseharian, ungkapnya.

Terobosan yang dilakukan MAN taluk Kuantan, perlu kita apresiasi tinggi dengan dukungan Pemkab setempat, bila perlu pemkab Kuansing sebagai panitia untuk pelaksanaan MTLC berikutnya, sehingga bisa terlaksana lebih optimal lagi dari yang sekarang.

Sudah seharusnya alumni madrasah Kuantan mampu meciptakan kreativitas dan karya sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan zaman."Alumni madrasah hari ini harus mampu mencetak orang orang besar yang akan membanggakan daerahnya hingga ke skala nasional", tutup AHS menutup arahan.(vera/eka/faj)