Riau (Inmas) - MTLC (Mantelku Language Competition) resmi dibuka Bupati Kuansing pada Kamis (26/10) siang tepat pukul 11.10 WIB. Pembukaan yang ditandai dengan Pemukulan gong oleh Bupati disaksikan Oleh Ka. Kanwil Kemenag Riau dan sejumlah jajaran Porkofinda setempat.Kegiatan yang diikuti lebih kurang 1000an peserta se-Sumatera ini dimulai tepat pukul 11.10 WIB di Aula Mantel.
Kegiatan ini diadakan untuk siswa tingkat SD/MI, SMP/MTs, Dan SMA/MA se-Sumatera. Sedangkan tempat lomba dipusatkan di kampus MAN Taluk yang dikepalai oleh Dra H Zulkifli.
Terlihat beberapa saat sebelum acara pembukaan dimulai, Madrasah yang beralamat di Jalan Raja Ali Haji No 1 Desa Beringin Taluk Kuantan dipadati barisan siswa/i yang menanti kehadiran Bupati beserta rombongan. Tarian persembahan yang menyambut kedatangan Bupati yang dibawakan siswi madrasah kelas itu menambah meriah acara tatkala Bupati melangkah masuk digerbang pintu madrasah.
Tampak hadir pada kasempatan itu Bupati Kuansing Drs H Mursini MSi, Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA didampingi Kabid Pendidikan Madrasah Drs H Asmuni MA, Kakankemenag Kab Kuansing Drs H Jismn MA, Ketua DPRD Kab Kuansing Andi Putra SH MH, Sekda Kuansing, Danrem, Kapolres, Direkrur Politeknik Kuansing, Camat Kuantan Tengah, Kepala Sekolah MAN Taluk Drs H Zulkifli MPd, Kepala Komite MAN Lubuk Pakam Sumut, dan sejumlah Kepala madrasah se-Riau.
"Saya selaku pemerintah daerah Kuansing sangat mengapresiasi kegiatan MTLC ini, saya sangat salut dengan madrasah ini ucapnya mengawali sambutan. Bupati menuturkan kegiatan The fourth Mantelku Language Competition adalah kegiatan yang akan meningkatkan pengetahuan dan wawasan anak melalui bahasa asing.
Jika tahun kemaren pelaksanaannya hanya setingkat provinsi Riau saja, namun tahun ini mengalami proggres yang signifikan, MTLC sudah menggaung dan disambut oleh siswa/i madrasah se-Sumtera. Ini pertanda dari waktu ke waktu animo dari minat anak anak madrasah untuk mengikuti MTLC sangat tinggi, sebut Mursini.
Sesuai dengan pesan dan amanat Presiden, lanjutnya bangsa ini harus berinovasi, berkarya dan terus melakukan temuan temuan baru, Helatan ini adalah salah satu karya MAN Taluk yang sangat perlu diapresiasi dan didukung setiap tahunnya.
Selain itu pihaknya menyebutkan akan memberi prioritas khusus pada siswa/i madrasah Taluk yang ingin masuk anggota Polri, bagi yang mahir menggunakan dua bahasa dan hafal Alquran, ujarnya.
Ia memandang kedepan jangan hanya terfokus kepada bahasa arab dan inggris saja, bahasa mandarin juga perlu digalakkan juga dalam program MTLC kedepan, sehingga anak anak madrasah juga mampu berbahasa mandarin dengan baik, "Jangan ragu, pemerintah akan selalu mendukung kegiatan positif ini", ucapnya optimis.
Dihubungi terpisah Zulkfili selaku Kepala madrasah mengatakan tujuan kegiatan ini dihelat untuk membangkitkan ghirah dan menggairahkan semangat generasi muda mencintai bahasa asing.
Sampai saat ini peserta yang sudah terdaftar, sebanyak 650 peserta dari siswa/i semua tingkat, sebutnya, namun kemungkinan ini masih akan terus bertambah. Ia sangat berharap MTLC ini akan menjadi brandnya Kabupaten Kuansing, selain brand pacu jalur yang sudah familiar disegala penjuru sejak puluhan tahun lalu. Selain itu ia mengharapkn MTLC bisa menjadi brand madrasah di Provinsi Riau.
Bahkan lebih dari itu ia menginginkan kedepan, ketika brand ini telah diterima dan dikenal di masyarakat Riau, pihaknya sangat berharap bisa menggaung ke skala nasional. Ia mengaku timnya telah bekerja keras dalan persiapan helatan MTLC ke empat kalinya tersebut.
Hal senada diungkapkan Kakankemenag Kuansing, Drs H Jisman MA menyatakan kegiatan ini dapat memberi motivasi besar kepada siswa/i madrasah agar lebih mengasah kemampuan, menambah semangat dan giat dalam belajar dalam bidang bahasa, sekaligus sebagaiajang silaturrahami Kepala Madrsah se-Sumatera.
Pihaknya mengaku sangat menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan MTLC ini bisa terselengara untuk keempat kalinya di Kuansing. Ia menitipkan pesan kepada seluruh stake holder MTLC, agar bersama sama memperluas sasaran kegiatannya, dan bisa mengundang perserta dalam skala yang lebih besar. "Kita akan persiapkan sarana dan prasarana untuk mendukung kegiatan ini kedepan, semisal saja saat ini pihaknya tengah berupaya untuk memperluas area madrasah, sehinga ajang ini bisa terlaksana lebih kondusif dari yang sekarang", tandasnya.
Kegiatan yang disponsori oleh sejumlah BANK dinataranya Bank BNI, BRI, Kepri, Restourant Sederhana, dan para sponsor lainnya makin meriah dengan ber agai suguhan penampilan dan aksi siswa madrasah.
Sebelumnya, Ketua Panitia melaporkan jumlah peserta MTLC ini lebih dari seribuan orang, termasuk peserta dari Sumut dan Kepri. Dengan adanya MTLC ini meminta dukungan penuh dari Pemkab setempat, semoga bantuan dari pemkab Kaunsing MTLC yang kelima bisa diselenggarakan lagi kedepan. Esensi kegiatan ini adalah untuk menambah pengetahuan mencerahkan pendidikan madrasah kedepan.(vera/eka/faj)