Indragiri Hulu (Kemenag) – Perhelatan Musabaqah Qiroatul Kutub (MQK) tingkat Kabupaten Indragiri Hulu dalam rangka memperingati Hari Santri 2025 berlangsung lancar dan penuh semangat di MAN 1 Indragiri Hulu pada Ahad (26/10/2025). Kegiatan yang diikuti para santri dari berbagai pondok pesantren ini menjadi ajang untuk mengasah kemampuan membaca, memahami, dan menguraikan kitab kuning, yang merupakan salah satu tradisi intelektual tertua dalam dunia pesantren.
Para peserta tampak fokus dan antusias selama perlombaan berlangsung. Setiap santri berusaha menampilkan kemampuan terbaiknya dalam menjawab pertanyaan yang diajukan oleh dewan hakim dengan tetap menjaga adab dan ketenangan khas pesantren. Suasana kompetitif namun penuh kekhidmatan menjadi warna tersendiri dalam perlombaan tersebut.
Salah satu dewan hakim, Ahmad Mufti, menyampaikan harapannya agar ajang MQK ini tidak hanya dimaknai sebagai perlombaan, tetapi juga sebagai sarana untuk menumbuhkan semangat belajar dan cinta terhadap ilmu agama di kalangan santri. “Pertandingan ini bukan sekadar mencari pemenang, melainkan wadah untuk meningkatkan motivasi belajar para santri dan memperdalam pemahaman mereka terhadap khazanah keilmuan Islam,” ujarnya.
Kegiatan MQK ini memberikan dampak positif bagi pesantren di Indragiri Hulu, khususnya dalam meneguhkan kembali tradisi literasi kitab kuning di tengah tantangan era digital. Melalui ajang ini, diharapkan lahir generasi santri yang tidak hanya cerdas dalam memahami teks keagamaan, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.
Selain menjadi wadah pengembangan keilmuan, MQK juga memperkuat silaturahmi antarpondok pesantren serta meneguhkan semangat Hari Santri sebagai momentum kebangkitan peran santri dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan.
(Reski)