0 menit baca 0 %

Monitoring Program Kampung Binaan Keluarga Sakinah (KBKS) Di Kecamatan Bungaraya

Ringkasan: Siak (Inmas) Sebagai bentuk keseriusan pemerintah terhadap pembinaan keagamaan di kabupaten Siak, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Kampung melakukan monitoring terhadap program Kampung Binaan Keluarga Sakinah (KBKS) di Kampung Bungaraya, Kecamatan Bungaraya.

Siak (Inmas) – Sebagai bentuk keseriusan pemerintah terhadap pembinaan keagamaan di kabupaten Siak, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Kampung melakukan monitoring terhadap program Kampung Binaan Keluarga Sakinah (KBKS) di Kampung Bungaraya, Kecamatan Bungaraya. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Al Muhajirin, Siak, Riau.

Camat Bungaraya Hendi Derhavin, dalam sambutannya mengatakan, program KBKS berjalan dengan baik dan mengusulkan untuk tahun depan di kampung Kemuning Muda. Namun demikian ia tetap mengajak seluruh kampung tetap melaksanakan kegiatan dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. “Kami juga sudah mengusulkan ke Pemkab, terkait penambahan di setiap kecamatan, untuk dilakukan binaan keluarga sakinah. Pada program ini kami hanya selaku tim monitoring, dan kami berharap program ini terus berjalan dan terus meningkat dalam setiap tahunnya,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Siak, Drs. H. Alfedri, M.Si Suri mengatakan, tujuan dari KBKS adalah untuk mewujudkan kehidupan beragama dalam keluarga dengan menciptakan suasana keagamaan yang bebas dari baca tulis al-Quran, ibadah, dan akhlak mulia. “KBKS ini gunanya untuk meningkatakan kualitas pendidikan keluarga, kesehatan, dan kestabilan ekonomi keluarga, serta membangun hubungan fungsional yang seimbang dengan lingkungan,” kata Alfedri.

Melalui monitoring KBKS ini, lanjut dia, kita dapat memantau keberlangsungan aktifitas syiar Islam di kampung ini. Sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap pembangunan keagamaan. Dampaknya kepada pengentasan buta aksara Alquran, salat berjamaah, Maghrib mengaji dan gemar berinfak. “Itu semua merupakan pembinaan untuk menciptakan masyarakat dengan keluarga yang sakinah beriman dan bertakwa,” ujar Wabup.

Kegiatan tersebut ditutup dengan ceramah agama oleh Ustadz H. Zubir Effendi, M.Sh. Dalam tausiyahnya, magister ekonomi Islam dari University Malaya ini mengatakan, “Jika pengayoman beragama dalam keluarga baik maka bisa menciptakan keluarga yang sakinah mawadah dan warahmah,” harapnya. (Hd)