0 menit baca 0 %

Monitoring BOP dan Insentif MDTA/TPQ, Kasi Pendis : Penerima bantuan BOP dan Insentif agar memanfaatkannya dengan sebaik – baiknya.

Ringkasan: Rokan Hulu ( Inmas ) - Monitoring BOP dan Insentif MDTA/TPQ yg dihadiri Kasi Pendis H. Rusli, S.Ag, M.Sy, Kabid Pakis Drs.H Fairus, MA dan Kasi Sistem Informasi Bidang Pakis Kanwil Kemenag Riau Jasri, SE yg diiikuti oleh Kepala TPQ Nurul Falah, Kepala MDTA  AlHilal, Kepala TPQ Tarbiyatul Islamiah S...

Rokan Hulu ( Inmas ) - Monitoring BOP dan Insentif MDTA/TPQ yg dihadiri Kasi Pendis H. Rusli, S.Ag, M.Sy, Kabid Pakis Drs.H Fairus, MA dan Kasi Sistem Informasi Bidang Pakis Kanwil Kemenag Riau Jasri, SE yg diiikuti oleh Kepala TPQ Nurul Falah, Kepala MDTA  AlHilal, Kepala TPQ Tarbiyatul Islamiah SKPB, Kepala MDTA Asysyarifah, dan kepala MDTA Al Muhklisin.

Monitoring yang diadakan di Aula Mini Kemenag Rohul, Senin (18/11) ini membahas tentang  penyaluran bantuan dana BOP & Insentiv guru MDTA/TPQ di Kabupaten Rokan Hulu. Adapun yang menerima bantuan dana BOP sebanyak 3 Lembaga yaitu MDTA Asysyarifah Kec. Tambusai, MDTA Al Muhklisin Kec. Rambah dan TPQ Nurul Falah Kec. Rambah. Masing – masing MDTA/TPQ ini mendapatkan bantuan BOP sebesar Rp. 13.000.000,-. Sedangkan MDTA/TPQ yang menerima dana insentif adalah Ketua FKDT Kab. Rohul Safarudin, S.Pd.I dan Ketua FKDT Kecamatan Rambah Samo Ahmad Jauhari. Masing – masing menerima sejumlah Rp. 3.000.000.

Dalam pembuatan LPJ penggunaan bantuan dana operasional ini dibimbing langsung oleh Kasi Sistem Informasi Bidang Pakis Kanwil Kemenag Riau Jasri, SE.

Kabid Pakis mengharapkan para penerima BOP ini agar dapat memanfaatkan dengan sebaik – baiknya terutama dalam membantu biaya operasional MDTA/TPQ dan menambah honor guru. Sedangkan Kasi pendis mengharapkan kepada Kabid Pakis agar tetap mengalokasikan anggaran BOP/Insentif ini untuk kabupaten Rokan Hulu di tahun – tahun mendatang. Sebagai bahan pertimbangan, Kasi Pendis menyampaikan Jumlah MDTA/TPQ di Kab. Rohul mencapai 350 lebih.

“ memilih 3 diantara 350 lembaga yang akan menerima dana BOP ini sangatlah sulit, begitupun memilih 2 orang diantara 2000 orang lebih guru yang menerima dana Insentiv juga sangat begitu sulit. Dan oleh karena itu, saya berharap kepada kabid Pakis agar pengalokasian kuota  untuk tahun depan agar lebih ditingkatkan...” harapnya.

Beliaupu berharap kepada lembaga yang menerima bantuan BOP dan Insentif tersebut agar memanfaatkannya dengan sebaik – baiknya dan membuat laporan dengan setertib -  tertibnya.***(Eel)