Siak (Inmas) – Ketika berkunjuung ke MDTA
Al-Barokah, Jalan Hang Jebat, Kecamatan Tualang dalam rangka melakukan
Monitoring dan Evaluasi (Monev) pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah Diniyah
Takmiliyah Awaliyah (UAMDTA), Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian
Agama Kabupaten Siak, Drs. H. Nursya menekankan kembali bahwa UAMDTA ini
bertujuan untuk mengukur kemampuan santri dan sejauh mana mereka memahami
terhadap materi yang disampaikan oleh para guru.
Di hadapan Kepala FKDTA Tualang, Zulkarnain,
S.Ag, Sekretaris FKDT Tualang, Dedi Lesmana dan Kepala MDTA Al-Barokah, M. Eko
Suyatno, S.Pd, Drs. H. Nursya memberi motivasi kepada MDTA Al-Barokah agar
tetap istiqomah dalam mendidik dan melahirkan santri yang berkarakter Islami,
hal ini karena mereka kelak akn menjadi pengganti-pengganti generasi sekarang.
Di MDTA Al-Barokah sendiri, terdapat 62 peserta
yang terdaftar mengikuti UAMDTA tahun ini. Akan tetapi dari laporan panitia
ujian, ada 3 peserta yang tidak mengikuti UAMDTA, hal ini disebabkan karena
mereka berhenti, sedangkan nama mereka telah terdaftar. Untuk Kabupaten Siak,
sebanyak 5555 (2815 Laki-laki dan 2740 Perempuan) santri Kelas IV dari 283
Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) se-Kabupaten Siak yang melaksanakan
UAMDTA. (Hd)