0 menit baca 0 %

Monev di Ponpes Al Mujtahadah, 3 Hal Penentu Suksesnya Pondok Pesantren

Ringkasan: Riau (Inmas) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau melalui Kasi Pondok Pesantren Bidang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam Dr. H. M. Fakhri melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pondok pesantren Al Mujtahadah Kota Pekanbaru pada Rabu (4/3/20).

Riau (Inmas) – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau melalui Kasi Pondok Pesantren Bidang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam Dr. H. M. Fakhri melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pondok pesantren Al Mujtahadah Kota Pekanbaru pada Rabu (4/3/20). Monitoring tersebut dilaksanakan bersama dengan kunjungan Anggota Komisi VIII DPR-RI H. Ahmad dalam masa resesnya.

Tampak kasubbag Umum dan Humas Kanwil Kemenag Riau, Kasi Pendidikan Agama Islam dan Kasi Pondok Pesantren Kemenag Kota Pekanbaru. Rombongan tersebut diterima langsung oleh Pimpinan dan Pengurus Pondok Pesantren Al Mujtahadah Kota Pekanbaru.

Kasi Pendidikan Pondok Pesantren kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Dr. H. M. Fakhri menghimbau kepada seluruh Pondok pesantren atau wali santri bahwa suksesnya proses pendidikan tersebut sangat ditentukan  oleh tiga hal, yakni Pertama Santri serius dalam mengikuti proses pembelajaran, Kedua, Pondok Pesantren yang menjadi fasilitator untuk mendidik anak agar menjadi anak yang memiliki skil keilmuan yang mumpuni dan akhlak yang mulia, Ketiga, keterlibatan wali santri yang tidak hanya sekedar mengantarkan anaknya ke pondok pesantren tanpa mengikuti perkembangan dari anaknya tersebut. Jika salah satu tidak dari ketiga tersebut ada masalah maka akan muncul problem dan masalah.

“Ketika ada masalah pada pondok pesantren maka selesaikan secara internal dipesantren, jika tidak terselesaikan maka komite sebagai rujukan untuk bermusyawarah, jika masih tidak terdapat kata sepakat maka dapat diselesaikan melalui Kementerian Agama baik di Kota ataupun di Provinsi”. Lanjut H. Fakhri.

Keberadaan pondok pesantren harus mendapatkan di dukung baik dari pemerintah maupun masyarakat. (ana/anto/khairul/ekap/tim Inmas)