Indragiri Hulu (Kemenag) - Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu melakukan monitoring dan evaluasi Bantuan Operasional Pendidikan dan Bantuan Operasional Sekolah di MTs dan MA Nurul Iman, Desa Sei Beringin Rengat (19/11/2025), yang dipimpin oleh Kepala Kantor Kemenag Inhu Darwison bersama staf Seksi Pendidikan Madrasah Onrizal untuk memastikan dana bantuan dikelola sesuai ketentuan, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan mutu layanan pendidikan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan meninjau langsung pemanfaatan anggaran, mengecek dokumen pendukung, serta berdialog dengan pihak madrasah untuk mengidentifikasi kebutuhan dan hambatan di lapangan.
Dalam kegiatan tersebut, Darwison
menegaskan bahwa transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana BOP BOS
merupakan fondasi penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan madrasah.
“Kami ingin memastikan setiap rupiah yang digelontorkan untuk pendidikan benar-benar
kembali kepada peserta didik dalam bentuk layanan yang lebih baik, fasilitas
yang memadai, dan proses belajar yang semakin berkualitas,” ujarnya.
Onrizal menambahkan bahwa monev
bukan hanya sekadar pemeriksaan administrasi, tetapi juga upaya memahami
kondisi riil madrasah agar program pembinaan dapat disusun lebih tepat sasaran.
“Kami menemukan beberapa potensi penguatan, terutama pada aspek pengelolaan
program dan pemanfaatan sarana. Hal seperti ini perlu kita kawal bersama agar
madrasah semakin maju,” katanya.
Hasil monev diharapkan mampu
mendorong perbaikan sistem pengelolaan dana pendidikan, meningkatkan kapasitas
pengelola madrasah, serta memastikan peserta didik menerima manfaat secara
langsung melalui lingkungan belajar yang lebih nyaman dan efektif. Perbaikan
ini juga diharapkan berpengaruh pada peningkatan kualitas pembelajaran,
prestasi akademik, serta kepercayaan masyarakat kepada lembaga pendidikan di
bawah naungan Kementerian Agama.
Dengan pengawasan yang konsisten, masyarakat Desa Sei Beringin dan sekitarnya diproyeksikan merasakan dampak positif dari tata kelola dana pendidikan yang lebih profesional, sehingga madrasah mampu menjadi pusat pembelajaran yang lebih unggul dan adaptif terhadap kebutuhan zaman.