Siak (Kemenag) - Suasana khidmat dan penuh makna menyelimuti pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 tingkat Kabupaten Siak yang dipusatkan di Lapangan Tugu 17, depan Istana Siak, pada 25 November 2025 lalu. Ribuan guru dari berbagai jenjang pendidikan memenuhi lapangan, menghadirkan pemandangan yang sarat kebersamaan dan kecintaan terhadap profesi pendidik.
Upacara berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan dengan Bupati Siak bertindak sebagai pembina upacara. Momen ini menjadi ajang refleksi kolektif mengenai peran strategis guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, sekaligus memperkuat semangat pengabdian di tengah berbagai tantangan pendidikan modern.
Dalam rangkaian upacara, Kepala MTsN 3 Siak, Idris, mendapatkan kehormatan untuk memandu doa bersama. Dengan suara tenang dan penuh ketulusan, beliau memanjatkan doa untuk para guru yang sedang mengabdi agar senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan keikhlasan. Tidak lupa doa juga dipersembahkan bagi guru yang telah wafat, agar segala amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT. Suasana haru menyelimuti lapangan, terlihat dari banyaknya peserta yang menundukkan kepala dengan khusyuk.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada guru inspiratif dan berdedikasi tingkat Kabupaten Siak. Penghargaan ini menjadi simbol apresiasi atas keteladanan, loyalitas, dan kontribusi nyata para pendidik dalam memajukan pendidikan daerah. Tepuk tangan meriah dari ribuan peserta upacara mengiringi setiap nama yang diumumkan, menambah kebanggaan bagi para penerima.
Dalam sambutan Menteri Pendidikan Nasional yang dibacakan oleh Bupati Siak, ditegaskan bahwa guru adalah ujung tombak peradaban dan penjaga masa depan bangsa. Pemerintah berkomitmen meningkatkan kesejahteraan guru dan memperkuat mutu pendidikan yang merata dan berkeadilan. Sementara itu, sambutan Pengurus Besar PGRI menekankan pentingnya solidaritas, profesionalisme, dan inovasi di usia PGRI yang ke-80.
Guru MTsN 3 Siak, Hasnah Dewati, yang turut hadir, menyampaikan kesan mendalamnya. โUpacara ini sangat menyentuh. Kami merasa dihargai, diingatkan kembali tentang pentingnya peran guru, dan termotivasi untuk terus berbenah serta berinovasi demi anak-anak bangsa,โ ujarnya.
Upacara akbar ini juga dihadiri unsur Forkopimda, DPRD Siak, Kemenag Siak, OPD, serta tokoh pendidikan. Peringatan HUT ke-80 PGRI dan HGN 2025 menjadi momentum memperteguh komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan menjaga martabat guru di Kabupaten Siak. (Abd/Hd)