Dumai (Kemenag) - Momentum penerimaan rapor semester ganjil tahun pelajaran 2025-2026, Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Dumai Barat melakukan kegiatan bimbingan dan penyuluhan kepada orang tua/ wali murid para siswa di SMP Purnama Jl. Prof. M. Yamin Kelurahan Purnama pada Kamis, 19 Desember 2025 pukul 07.30- 09.00 WIB.
Pada kesempatan ini sebagai pemateri bimbingan dan
penyuluhan disampaikan oleh salah satu PAI Kecamatan Dumai Barat yaitu
Rahmadianti dengan mengusung tema "Menjadi orang tua yang baik menurut
Islam."
Dalam tausiyahnya, Rahmadianti menyampaikan bagaimana kiat
utama menjadi orang tua Islami, “diantaranya: pertama, menjadi teladan yang
baik (Qudwah Hasanah) dengan menunjukkan perilaku Islami dalam sholat, membaca
Al-Qur'an, kejujuran, dan sopan santun. Kedua, menanamkan tauhid dan akhlak,
dengan cara menanamkan tauhid sejak dini. Ketiga, mendidik dengan kasih sayang
dan tanpa kekerasan. Gunakan pendekatan cinta, kelembutan, dan kesabaran.
Keempat, membangun komunikasi terbuka dan nasehat sesuai dengan ajaran Islam.
Kelima, mengenalkan ibadah dan tanggung jawab. Keenam, berdoa dan niat ikhlas karena
Allah. Ketujuh, menjadikan rumah tempat yang aman, harmonis, dan penuh berkah
dengan menerapkan prinsip-prinsip Islam. Kedelapan, berlaku adil dan menghargai
anak serta selalu muhasabah diri, karena kualitas orang tua akan memengaruhi
kualitas anak," ucap PAI KUA Dumai Barat.
Selanjutnya, penyampaian sambutan Kepala SMP Purnama oleh
Muhammad Ikhsan. “Pada dasarnya kegiatan
penerimaan rapor dilaksanakan adalah untuk mengomunikasikan hasil
belajar dan perkembangan siswa kepada orang tua atau wali murid, serta sebagai
sarana evaluasi dan umpan balik bagi semua pihak yang terlibat dalam
pendidikan. Kemudian juga bisa memberikan gambaran nilai yang dicapai siswa
dalam berbagai mata pelajaran selama satu semester atau tahun ajaran,"
ucap Muhammad Ikhsan.
“Bagi tenaga pendidik dan sekolah ini juga sebagai bahan
evaluasi dan umpan balik untuk mengevaluasi efektivitas metode pengajaran dan
kurikulum. Bagi siswa, ini menjadi umpan balik penting untuk mengidentifikasi
area yang perlu ditingkatkan," tambah Kepala SMP Purnama.
“Selain itu momen penerimaan rapor ini juga bisa mempererat
hubungan sekolah dan orang tua serta wali kelas yang merupakan kesempatan berharga untuk berkolaborasi dalam
mendukung pendidikan anak. Secara ringkas, penerimaan rapor adalah proses
penting yang menjembatani komunikasi antara sekolah dan rumah untuk memastikan
perkembangan holistik siswa," tutup Muhammad Ikhsan.(Anti/Ayu)