0 menit baca 0 %

Misi Suci di Sekolah: Penyuluh Agama Bantu Siswa SMPN 3 Cerenti Bebas Buta Aksara Al-Qur’an

Ringkasan: Kemenag(kuansing), 5 November 2025 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Cerenti menjadi pusat perhatian dengan adanya program pemberantasan buta aksara Al-Qur'an yang diinisiasi oleh para penyuluh agama Islam. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca dan memahami Al-...


Kemenag(kuansing), 5 November 2025 – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Cerenti menjadi pusat perhatian dengan adanya program pemberantasan buta aksara Al-Qur'an yang diinisiasi oleh para penyuluh agama Islam. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca dan memahami Al-Qur'an, yang merupakan bagian penting dari pendidikan agama Islam.

Kegiatan ini dibimbing langsung oleh para penyuluh agama Islam yang berdedikasi, yaitu An Junarmi, Sirwandi, Pelta Halipah, dan Rajayuhastuti. Mereka secara rutin memberikan bimbingan dan pelatihan kepada siswa-siswa yang mengalami kesulitan dalam membaca Al-Qur'an. Dengan metode yang interaktif dan pendekatan yang personal, para penyuluh ini berhasil menarik minat siswa untuk belajar dan berlatih.

Junarmi, salah satu penyuluh yang terlibat, mengungkapkan bahwa program ini merupakan wujud kepedulian mereka terhadap generasi muda. "Kami melihat masih banyak siswa yang belum lancar membaca Al-Qur'an. Melalui program ini, kami berharap dapat membantu mereka agar lebih dekat dengan kitab suci Al-Qur'an dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya," ujarnya.

Sirwandi menambahkan bahwa tantangan utama dalam program ini adalah ???????????? tingkat kemampuan siswa. "Kami berusaha untuk memberikan perhatian yang sama kepada semua siswa, dengan menyesuaikan metode pembelajaran sesuai dengan kebutuhan masing-masing," jelasnya.

Pelta Halipah juga menyoroti pentingnya dukungan dari pihak sekolah dan masyarakat. "Alhamdulillah, kami mendapatkan dukungan penuh dari kepala sekolah dan guru-guru di  SMPN 3 Cerenti. Kami juga berharap agar orang tua siswa dapat memberikan motivasi dan dukungan kepada anak-anak mereka di rumah," katanya.

Rajayuhastuti berharap program ini dapat terus berlanjut dan menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain di wilayah Cerenti. "Kami berharap program ini tidak hanya berhenti di SMP Negeri 3 Cerenti, tetapi juga dapat diterapkan di sekolah-sekolah lain. Dengan demikian, semakin banyak generasi muda yang mampu membaca dan memahami Al-Qur'an," harapnya.

Kepala Sekolah  Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Cerenti, Azis, S. Pd.  menyampaikan apresiasinya kepada para penyuluh agama Islam atas inisiatif yang sangat bermanfaat ini. "Kami sangat berterima kasih kepada para penyuluh agama Islam yang telah bersedia meluangkan waktu dan tenaga untuk membimbing siswa-siswa kami. Program ini sangat membantu dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam di sekolah kami," ujarnya.

Dengan adanya program pemberantasan buta aksara Al-Qur'an ini, diharapkan siswa-siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Cerenti dapat semakin mencintai Al-Qur'an dan mengamalkan ajaran-ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.(JM)