Kampar ( Kemenag )--- Rasa empati dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kampar. Pada Sabtu (18/10/2025), pihak madrasah menyerahkan sumbangan infak dan donasi yang berasal dari majelis guru, orang tua (wali murid), serta siswa-siswi MIN 1 Kampar kepada wali murid yang menjadi korban musibah kebakaran pada Kuok beberapa hari lalu.
Bantuan diserahkan secara langsung kepada keluarga orang tua Ropila Alifa dan orang tua Rivah Rizka Nazirah, yang rumahnya terdampak dalam peristiwa kebakaran tersebut.
Dalam penyerahan itu, suasana haru dan kekeluargaan terasa begitu kuat. Kepala madrasah beserta majelis guru menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah yang menimpa para wali murid, seraya berharap agar bantuan yang diberikan dapat menjadi penopang semangat dan penguat dalam menghadapi ujian tersebut.
“Sumbangan ini mungkin tidak sebanding dengan kerugian yang dialami, namun besar harapan kami donasi ini dapat sedikit meringankan beban dan membantu proses pemulihan keluarga yang tertimpa musibah,” ungkap perwakilan majelis guru.
Aksi sosial ini merupakan bentuk nyata penerapan nilai peduli dan berbagi yang terus ditanamkan di lingkungan madrasah. Semangat gotong royong antara guru, siswa, dan orang tua menjadi bukti bahwa madrasah tidak hanya mendidik dalam bidang akademik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dan empati sosial.
Kepala MIN 1 Kampar Misnarni S.Pd.I, M.Pd menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini.
“Kami sangat berterima kasih kepada majelis guru, orang tua, dan seluruh siswa-siswi MIN 1 Kampar atas keikhlasan dan kepeduliannya. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan dengan pahala berlipat ganda dan memberkahi keluarga besar madrasah kita,” ujarnya penuh haru.
Keluarga penerima bantuan pun menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Bantuan tersebut menjadi bentuk penguat semangat untuk bangkit dan menata kembali kehidupan pasca musibah.
Semoga melalui kegiatan ini, semangat kebersamaan dan solidaritas sosial di lingkungan MIN 1 Kampar terus tumbuh, serta menjadi inspirasi bagi madrasah lain untuk menebar kebaikan dan kasih sayang di tengah masyarakat. “Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.” Pungkas Misnarni
( Fatmi )