0 menit baca 0 %

MI Assidiqiyah Siak Gelar Tabligh Akbar Menyambut Bulan Ramadhan 1438 H

Ringkasan: Siak (Inmas) Dalam rangka menyambut Bulan Ramadhan yang kurang dari sebulan lagi, MI As-Siddiqiyah menggelar tabligh akbar dengan penceramah Ustadz Dr. Tukiman, Lc., MA dari Pekanbaru. Kegiatan ini merupakan bagian dari penutup puncak milad MI As-Siddiqiyah Ke-5 Tahun 2017.

Siak (Inmas) – Dalam rangka menyambut Bulan Ramadhan yang kurang dari sebulan lagi, MI As-Siddiqiyah menggelar tabligh akbar dengan penceramah Ustadz Dr. Tukiman, Lc., MA dari Pekanbaru. Kegiatan ini merupakan bagian dari penutup puncak milad MI As-Siddiqiyah Ke-5 Tahun 2017. Tabligh akbar tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Siak H Alfedri, Camat Siak Aditya CA, Kakan Kemenag Kabupaten Siak Drs. H. Muharom, Kadis Dikbud Siak Kadri Yafis, Pengawas Madrasah Ibtidaiyah, Kepala Sekolah, Ketua dan Pengurus Yayasan As Sidiqiyah dan wali murid. 

 

Ustadz Dr. Tukiman, Lc., MA yang merupakan lulusan Universitas Khurtum Sudan ini menjelaskan banyak hal yang telah dicontohkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wassallam dalam rangka menyambut Ramadhan demi meraih kualitas terbaik selama beribadah di bulan Ramadhan. Etika menyambut Ramadhan harus benar-benar dijaga agar tidak merusak amalan selama menunaikan ibadah puasa dan ibadah lainnya. Beberapa hal yang semestinya kita prioritaskan sebelum menjalankan ibadah puasa Ramadhan di antaranya:

Pertama: Berniat dan berdoa, Sesungguhnya baik buruknya amal seseorang terletak pada niatnya. Dengan niat yang benar dan ikhlas karena mengharap ridho Allah maka insya Allah puasa kita akan berkualitas. Setelah memiliki niat yang benar, maka berdoalah kepada Allah, memohon untuk dijaga hati dan diri kita agar benar-benar siap menyambut bulan Ramadhan. Tentunya dengan doa kita juga berharap Allah mempertemukan kita dengan Ramadhan dalam keadaan sehat dan kuat baik jasmani dan rohani, serta memiliki semangat beribadah. Rasulullah pernah berdoa, “Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban serta pertemukanlah kami dengan Ramadhan.” (HR. Ahmad dan Ath-Thabrani).

Kedua: Meningkatkan Khazanah Keilmuan, Setiap Muslim diwajibkan membekali diri dengan ilmu ketika hendak beribadah kepada Allah. Harapannya agar amal ibadah yang dilakukannya sesuai dengan tuntunan Islam. Demikian halnya ibadah di bulan Ramadhan terutama puasa, kita harus mengetahui rukun dan hal-hal yang dapat merusak ibadah puasa. Perintah berilmu juga merupakan perintah Allah, sebagaimana firman-Nya dalam QS. Al-Anbiya’ : 7,

Ketiga: Mensucikan diri, Logikanya, ketika seseorang menyambut tamu penting misalnya pejabat atau orang-orang yang dihormati. Tentu ia harus bersih diri, tempat dan lingkungan sekitarnya. Demikian halnya Ramadhan, bulan yang dimuliakan Allah dan Rasulullah tersebut. Seharusnya kita membersihkan diri dari segala dosa dan meninggalkan segala maksiat untuk menyambut kedatangan Ramadhan, bulan penuh berkah ini. (Hadi)