Siak (Inmas)
– Dalam rangka menyambut Bulan Ramadhan yang kurang dari sebulan lagi, MI
As-Siddiqiyah menggelar tabligh akbar dengan penceramah Ustadz Dr. Tukiman,
Lc., MA dari Pekanbaru. Kegiatan ini merupakan bagian dari penutup puncak milad
MI As-Siddiqiyah Ke-5 Tahun 2017. Tabligh
akbar tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Siak H Alfedri, Camat Siak Aditya CA,
Kakan Kemenag Kabupaten Siak Drs. H. Muharom, Kadis Dikbud Siak Kadri Yafis,
Pengawas Madrasah Ibtidaiyah, Kepala Sekolah, Ketua dan Pengurus Yayasan As
Sidiqiyah dan wali murid.
Ustadz
Dr. Tukiman, Lc., MA yang merupakan lulusan Universitas Khurtum Sudan ini
menjelaskan banyak hal yang telah dicontohkan
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wassallam dalam rangka menyambut Ramadhan demi
meraih kualitas terbaik selama beribadah di bulan Ramadhan. Etika menyambut
Ramadhan harus benar-benar dijaga agar tidak merusak amalan selama menunaikan
ibadah puasa dan ibadah lainnya. Beberapa hal yang semestinya kita prioritaskan
sebelum menjalankan ibadah puasa Ramadhan di antaranya:
Pertama: Berniat dan berdoa, Sesungguhnya baik buruknya amal seseorang
terletak pada niatnya. Dengan niat yang benar dan ikhlas karena mengharap ridho
Allah maka insya Allah puasa kita akan berkualitas. Setelah memiliki niat yang
benar, maka berdoalah kepada Allah, memohon untuk dijaga hati dan diri kita
agar benar-benar siap menyambut bulan Ramadhan. Tentunya dengan doa kita juga
berharap Allah mempertemukan kita dengan Ramadhan dalam keadaan sehat dan kuat
baik jasmani dan rohani, serta memiliki semangat beribadah. Rasulullah pernah
berdoa, “Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban serta
pertemukanlah kami dengan Ramadhan.” (HR. Ahmad dan Ath-Thabrani).
Kedua: Meningkatkan Khazanah Keilmuan, Setiap Muslim diwajibkan membekali diri
dengan ilmu ketika hendak beribadah kepada Allah. Harapannya agar amal ibadah
yang dilakukannya sesuai dengan tuntunan Islam. Demikian halnya ibadah di bulan
Ramadhan terutama puasa, kita harus mengetahui rukun dan hal-hal yang dapat
merusak ibadah puasa. Perintah berilmu juga merupakan perintah Allah,
sebagaimana firman-Nya dalam QS. Al-Anbiya’ : 7,
Ketiga: Mensucikan diri, Logikanya, ketika seseorang menyambut tamu
penting misalnya pejabat atau orang-orang yang dihormati. Tentu ia harus bersih
diri, tempat dan lingkungan sekitarnya. Demikian halnya Ramadhan, bulan yang
dimuliakan Allah dan Rasulullah tersebut. Seharusnya kita membersihkan diri
dari segala dosa dan meninggalkan segala maksiat untuk menyambut kedatangan
Ramadhan, bulan penuh berkah ini. (Hadi)