0 menit baca 0 %

MI As Sidiqiyyah Kecamatan Siak Gelar Upacara HUT PGRI

Ringkasan: Siak (Humas) - Madrasah Ibtidaiyah ( MI) As Sidiqiyyah Kecamatan Siak menggelar upacara bersempena HUT PGRI ke 69 dan Hari Guru Nasional di halaman MI As Sidiqiyyah Jalan Dr. Sutomo, Siak Sri Indrapura, Selasa, (25/11). Bertindak sebagai inspektur Upacara Drs.

Siak (Humas) - Madrasah Ibtidaiyah ( MI) As Sidiqiyyah Kecamatan Siak menggelar upacara bersempena HUT PGRI ke 69 dan Hari Guru Nasional di halaman MI As Sidiqiyyah Jalan Dr. Sutomo, Siak Sri Indrapura, Selasa, (25/11). Bertindak sebagai inspektur Upacara Drs. H. Nursya, Kasi Pendis Kankekemag Kabupaten Siak dan Komandan Upacara dari unsur Majelis Guru MI As Sidiqiyyah.

"Menjadi guru bukanlah pengorbanan. Menjadi guru adalah sebuah kehormatan. Ibu dan Bapak Guru telah memilih jalan terhormat, memilih hadir bersama anak-anak kita, bersama para pemilik masa depan Indonesia. Ibu dan Bapak Guru telah mewakili kita semua menyiapkan masa depan Indonesia. Mewakili seluruh bangsa hadir di kelas, di lapangan, bahkan sebagian harus mengabdi dengan fasilitas ala kadarnya demi mencerahkan dan membuat masa depan yang lebih baik untuk anak-anak kita. Saya ingin menggarisbawahi bahwa persiapan masa depan bangsa dan negara Indonesia ini dititipkan pada Ibu dan Bapak Guru", kata Nursya, mengawali pembacaan amanatnya, sebagaimana pesan yang disampaikan Kemendikbud Anies Baswedan kepada guru-guru di Indonesia.

Lebih lanjut Nursya mengatakan, "Hari-hari di depan kelas tentu menyedot energi. Anak-anak menuntut perhatian dan tugas-tugas Guru yang menumpuk . Masih banyak ruang kelas yang tak memadai, fasilitas belajar yang ala kadarnya, atau suhu udara yang tidak selalu bersahabat, ibu dan bapak guru yang saya hormati, teruslah hadir membawa senyum, berbekal kerahiman, songsonglah anak-anak bangsa ini dengan kasih sayang; hadirlah dengan hati dan sepenuh hati."

Diakhir amanatnya Nursya mengatakan, "Kita semua sadar bahwa pendidikan adalah ikhtiar fundamental dan kunci untuk kita dapat memajukan bangsa. Potensi besar di Republik ini akan dapat dikembangkan jika manusianya terkembangkan dan terbangunkan. Kualitas manusia adalah hulunya kemajuan dan pendidikan adalah salah satu unsur paling penting dalam meningkatkan kualitas manusia”. (gn)