0 menit baca 0 %

MI As Sidiqiyah Serahkan Donasi ke Keluarga Yazid Wirawan, Pejuang Cilik "MENINGOENCEPHALOCELE" Siak

Ringkasan: Siak (Inmas) Dikutip dari laman informasimiassiddiqiyahsiak.blogspot.com, Keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah (MI) As Sidiqiyah menyerahkan donasi ke keluarga Yazid Wirawan. Pejuang Cilik "Meningoencephalocele" Siak. Penyerahan donasi diserahkan oleh perwakilan Siswa-siswi dan guru didampingi oleh Ke...

Siak (Inmas) – Dikutip dari laman informasimiassiddiqiyahsiak.blogspot.com, Keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah (MI) As Sidiqiyah menyerahkan donasi ke keluarga Yazid Wirawan. Pejuang Cilik "Meningoencephalocele" Siak. Penyerahan donasi diserahkan oleh perwakilan Siswa-siswi dan guru didampingi oleh Kepala MI As Sidiqiyah yang langsung diterima oleh Bapak Andi Putra di kediamannya Jl. Kandis Sutomo Ujung Kelurahan Kampung Dalam Kecamatan Siak Kabupaten Siak pagi tadi. (25/02/2020).

Pejuang cilik ini bernama Yazid Wirawan, bayi mungil dari pasangan suami-istri bapak Andi Putra & Ibu Leni Marlina. Lahir pada tanggal 7 Februari 2020 secara caesar. Kelahirannya merupakan kado terindah untuk kedua orang tuanya, sebagaimana setiap orangtua bahagia saat dikaruniakan oleh Allah seorang anak. Namun sedikit berbeda dengan kedua orangtua dari adek kecil ini. Yazid Wirawan didiagnosa menderita kelainan "Meningoencephalocele" saat ia masih berada di dalam kandungan ibunya, dan dia harus berjuang melewati waktu demi waktu bersama dengan penyakit dan ujian yang Allah berikan padanya, hingga Allah sembuhkan.

Meningoencephalocele adalah kelainan dimana kepala tempurung Yazid Wirawan tidak terbentuk secara sempurna, sehingga sebagian otaknya keluar dari tempurung. Karena kelainan yang diderita adek kita ini, maka dokter memutuskan harus dilakukan Operasi Ekstra dan tentunya memerlukan biaya yang tidak sedikit. Dan untuk saat ini bayi mungil Yazid Wirawan hanya dirawat di rumah. Yang lebih menyedihkan lagi, bahwa Dokter Spesialis mengatakan bahwa bayi mungil Yazid Wirawan ini hanya bisa dioperasi bila berat badannya mencapai 5 kg, dan sementara untuk saat ini adek Pejuang Cilik ini baru memiliki berat badan 3 kg.

Terbayang, berapa lama untuk mendapatkan tambahan berat badan 2 kg, maka selama itu adek Yazid Wirawan membawa penyakit dan kelainan ditubuhnya, dan selama itu pula kebahagiaan kedua orangtuanya masih belum bisa didapatkan secara sempurna. Perlu  diketahui, bahwa ayah dari bayi mungil Yazid Wirawan bekerja sehari hari sebagai sopir mobil pick up yang menerima jasa carteran.

Oleh karenanya, Keluarga Besar MI As Sidiqiyah Siak dan Mempura melalui bagian sosial bu Reni Safitri, S.Pd.I,. langsung menggalang dana, dasar edaran kepala MI As Sidiqiyah Siak dan Mempura. Secara khusus beliau melaporkan, "Alhamdulillah, donasi yg sudah ayah/bunda titipkan sudah kami serahkan kepada keluarga ananda bayi mungil Yazid Wirawan melalui ayah dan bundanya bapak Andi Putra dan ibu Leni Marlina." ucap beliau.

"Alhamdulillah terkumpul dana Rp 2.500.000,-. Barokallah fiikum, semoga infak , sumbangan dari ayah/bunda bermanfaat bagi ananda Yazid dan cepat dipulihkan." lanjut beliau. "Dan kepada ayah/bunda wali murid, senantiasa diberikan kemurahan dan keberkahan rezeki dan umurnya. Semoga Allah SWT senantiasa menjaga hati kita tetap Istiqomah di jalan agama-Nya yg hak. Aamiin". Doa beliau mengakhiri. (Hd/Ridwan)