0 menit baca 0 %

Meskipun Digenangi Air, MTs YPPI Bengkalis Tetap Gelar Asesmen Sumatif Hari Terakhir

Ringkasan: Bengkalis (Kemenag) - Madrasah Tsanawiyah (MTs) YPPI Bengkalis tetap melaksanakan asesmen sumatif ganjil pada hari terakhir meskipun berada dalam kondisi banjir Sabtu, (06/12/2025). Hujan lebat yang turun sejak dini hari menyebabkan kawasan madrasah digenangi air hingga mencapai bagian ruang kelas.C...

Bengkalis (Kemenag) - Madrasah Tsanawiyah (MTs) YPPI Bengkalis tetap melaksanakan asesmen sumatif ganjil pada hari terakhir meskipun berada dalam kondisi banjir Sabtu, (06/12/2025). Hujan lebat yang turun sejak dini hari menyebabkan kawasan madrasah digenangi air hingga mencapai bagian ruang kelas.

Curah hujan yang tinggi membuat halaman sekolah tidak mampu lagi menampung debit air. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah titik di lingkungan sekolah tergenang dan aktivitas belajar terganggu. Namun demikian, pihak madrasah memutuskan untuk tetap melanjutkan pelaksanaan ujian sesuai jadwal.

Genangan air yang semakin meninggi bahkan sempat memasuki beberapa ruang kelas. Meja dan kursi siswa harus digeser untuk menghindari peralatan basah. Meskipun situasi cukup memprihatinkan, siswa tetap hadir dan mengikuti asesmen dengan penuh kesungguhan.

Kepala MTs YPPI Bengkalis Jumillia menyampaikan bahwa ujian tetap dilaksanakan karena merupakan hari terakhir asesmen sumatif ganjil. Ia juga mengapresiasi semangat para siswa yang tetap hadir meski kondisi lingkungan kurang mendukung.

Para guru dan pengawas turut berupaya menjaga agar proses asesmen berjalan lancar. Mereka memastikan setiap ruangan yang digunakan tetap aman untuk pelaksanaan ujian dan memperhatikan keamanan siswa selama berada di madrasah.

Sejumlah guru piket terlihat membantu mengatur tempat duduk agar tidak tergenang air. Mereka juga memantau situasi di luar kelas untuk memastikan tidak ada bahaya akibat tingginya curah hujan dan genangan yang semakin meluas.

Menurut beberapa siswa, kondisi banjir tidak menyurutkan niat mereka untuk mengikuti ujian. Mereka menilai asesmen ini sangat penting sebagai bagian dari penilaian semester, sehingga tetap berusaha datang tepat waktu meskipun harus menerjang genangan air.

Orang tua siswa juga memberikan dukungan dengan mengantar anak mereka ke sekolah menggunakan kendaraan yang lebih aman untuk melewati genangan air. Beberapa di antaranya berharap pihak terkait dapat segera mengambil langkah agar banjir seperti ini tidak terus berulang.

Hingga ujian berakhir, proses asesmen berlangsung aman dan tertib. Tidak ada gangguan berarti yang memaksa penghentian kegiatan belajar pada hari tersebut, meskipun kondisi lingkungan sekolah masih tergenang.

Pihak madrasah berharap setelah hujan mereda, genangan air segera surut sehingga aktivitas belajar mengajar dapat kembali normal. Mereka juga mengajak seluruh warga sekolah untuk tetap waspada dan menjaga keselamatan selama musim hujan berlangsung.