Selatpanjang (Inmas). Senin, (16/5) Keluarga besar MTsN Selatpanjang mengadakan acara perpisahan siswa-siswi Kelas IX sekaligus penyerahan siswa kepada orang tua/wali. Acara yang dilaksanakan di halaman madrasah yang terletak di Jalan Rumbia Selatpanjang tersebut berlangsung meriah. Suguhan karya dan persembahan seni siswa-siswi MTsN Selatpanjang menjadi sisi lain kemeriahan acara tersebut. Apalagi suguhan group lawak MTsN Selatpanjang yang baru-baru ini menjuarai lomba Lawak se - Kabupaten Kepulauan Meranti mampu menghipnotis tamu undangan dengan kelakar dan tawanya yang mengocok perut.
Tampak hadir pada acara tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti Drs. H. Miskam, MA., Kasi penyelenggara Agama Budha Kemenag Kabupaten Kepulauan Meranti Metawati, S.Ag, Camat Tebing Tinggi Drs. Asrorudin, Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti Drs. Kamarudin, M.Pd, para Orang Tua siswa, Alumni, masyarakat umum dan siswa-siswi MTsN Selatpanjang.
Kepala MTsN Selatpanjang Syar'an Susilo, S.Pd dalam sambutannya menyampaikan penjelasannya tentang perkembangan siswa-siswi selama dalam didikan guru-guru MTsN Selatpanjang dan pengaruh lingkungan yang akhir-akhir ini semakin mencemaskan. "Kita sudah berusaha mendidik anak-anak dengan semaksimal mungkin, hari ini kita serahkan kembali kepada Bapak/Ibu wali siswa, pengaruh lingkungan harus menjadi perhatian bapak/ibu dalam mendidik anak-anak selanjutnya". Ujar Syar'an menambahkan.
Selain menjelaskan kondisi siswa, Syar'an juga menjelaskan perkembangan, kemajuan dan prestasi yang telah dicapai MTsN Selatpanjang sampai saat ini. Pencapaian tersebut menurut Syar'an pada hakikatnya adalah hasil kerjasama dari semua pihak yang ikut serta memikirkan dan memajukan dunia pendidikan Islam khususnya Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Selatpanjang ini.
Ditempat yang sama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti Drs. Miskam, MA dalam sambutannya menyampaikan informasi tentang sistem pendidikan yang ada saat ini dimana pengelolaan pendidikan kita hari ini ditangani oleh dua Kementerian yang berbeda yaitu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Agama. Dua Kementerian yang ada harus bisa bersinergi dalam rangka mendidik dan menciptakan generasi muda yang unggul, beriman dan berkarakter.
Selain itu, Miskam juga menyampaikan informasi tentang perkembangan penegerian Madrasah di Kabupaten Kepulauan Meranti yang sedang diproses dan berharap tahun 2016 ini sudah bisa diresmikan.
"Kita mempunyai target setiap Kecamatan yang ada di di Kabupaten Kepulauan Meranti harus mempunyai Madrasah Negeri". Ujar Miskam. Tapi persoalannya, lanjut Miskam proses dan sistemnya bukan semudah membalikkan tangan, banyak proses yang dilalui dan membutuhkan kesabaran dan perjuangan yang ekstra dan Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti akan berusaha semaksimal mungkin untuk mewujudkan hal tersebut.
Kepada para lulusan MTsN Selatpanjang Miskam juga berpesan untuk tetap semangat dalam belajar dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Miskam juga berharap agar lulusan MTs nantinya bisa melanjutkan pendidikannya ke Madrasah Aliyah yang ada karena Madrasah Aliyah saat ini sama kualitasnya dengan lembaga pendidikan umum yang ada.
Seperti diketahui siswa-siswi lulusan MTsN Selatpanjang Tahun Ajaran 2015-2016 berjumlah 240 orang. Acara perpisahan dan penyerahan siswa tersebut diakhiri dengan salam-salaman dan foto bersama. (Lili)
(edit:vera)