Bengkalis (Inmas) – Demi menyiapkan
kader-kader umat yang memiliki segudang kemampuan dalam bidang keilmuan khusus,
serta mempersiapkan diri untuk menghadapi Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tahun
2020 antar Madrasah Aliyah (MA) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) di lingkungan Kantor
Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis, Pondok Modern Al Jauhar Duri kembali menggelar
kegiatan Olimpiade Sains Al Jauhar (OMJ) antar santri Ke IX Tahun 2020.
Kegiatan Olimpiade yang memperlombakan
beberapa bidang studi umum tersebut dibuka secara resmi oleh Direktur Pondok
Modern Al Jauhar IKHD Duri, al Ustad Nana Nashiruddin SPd, bertempat di
lapangan Bola Basket Putra Komplek Al Jauhar IKHD Duri Kecamatan Mandau, pada Minggu
(12/01/2020).
Dalam sambutannya, Nana Nashirudin
memaparkan sejumlah prestasi yang pernah diraih oleh santri Pondok Modern Al
Jauhar Duri pada ajang Kompetisi Sains Madrasah, mulai dari tingkat Kecamatan,
Kabupaten hingan ke tingkat Provinsi. Beliau juga berharap ke depannya ada
santri Al Jauhar yang mampu bersaing hingga ke tingkat Nasional.
Acara pembukaan dihadiri oleh Pimpinan
Pondok, Majelis Guru dan seluruh santri serta peserta olimpiade yang akan
mengikuti perlombaan tersebut. Adapun bidang studi yang dilombakan pada OSJ
kali ini yaitu Matematika, Ekonomi, Geografi, Bahasa Inggris, Nahwu dan Shorof.
Sementara jumlah peserta yang mengikuti OSJ kali ini lebih banyak dibanding
tahun-tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan semakin besar minat santri untuk
turut andil dalam perhelatan OSJ ke IX Tahun 2020 kali ini.
Melalui Olimpiade Sain ini, Pondok Modern Al
Jauhar ingin membentuk mental-mental juara dalam diri para santrinya, dan dari
situlah akan bermunculan para santri yang mempunyai idealisme dan cita-cita
yang tinggi, juga memiliki daya saing yang kuat. Sehingga dapat berkompetisi
dalam kancah nasional maupun internasional.
Selain itu, Pondok Modern Al
Jauhar ingin membentuk para juara yang tidak hanya berorientasi terhadap hasil
saja, sehingga menghalalkan segala cara untuk meraih kemenangan, akan tetapi Al
Jauhar ingin mencetak para kompetitor yang berusaha meraih hasil terbaik dengan
jalan yang baik dan terhormat. Hal ini pastinya tidak terlepas dari nilai-nilai
keislaman, dimana ridho Allah SWT merupakan tujuan utama. (rls/tfk)