Pekanbaru (Inmas), Bagi siswa MDTA yang masuk pagi,
pada pukul 10.00 WIB biasanya sudah pulang. Sebagian dari mereka ada yang
pulang sendiri kerumah dan sebagian lagi dijemput oleh orang tuanya. Namun
tidak semua orang tua menjemput mereka dengan tepat waktu, hal ini karena
kesibukan masing-masing. Oleh sebab itu bagi santri yang belum datang jemputan
mereka memanfaatkan waktu dengan cara bermain lompat tali. Seperti yang
terlihat pada hari ini di MDTA Al-Fajar yang beralamat di Jalan Garuda Sakti
Panam Pekanbaru. Senin (28/01).
Untuk pembaca ketahui bahwa permainan tradisional ini
booming sekitar tahun 1970 hingga 2000 an. Peralatan yang digunakan dalam
permainan lompat tali ini sangat sederhana yaitu karet gelang yang dirangkai
hingga panjangnya mencapai ukuran yang dibutuhkan.
Apa manfaat dari bermain lompat tali ini ? Banyak
manfaat yang didapat melalui permainan tradisonal lompat tali tersebut antara
lain: melatih semangat kerja keras pada anak-anak, melatih kekompakan antar
tim, menjadi media bersosialisasi, mengasah keterampilan, melatih kecermatan,
melatih keberanian, membangun jiwa sportifitas dan memberi kegembiraan.
(Idris).Â