0 menit baca 0 %

Menunggu Jemputan, Santri MDTA Al-Fajar Bermain Lompat Tali

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas), Bagi siswa MDTA yang masuk pagi, pada pukul 10.00 WIB biasanya sudah pulang. Sebagian dari mereka ada yang pulang sendiri kerumah dan sebagian lagi dijemput oleh orang tuanya. Namun tidak semua orang tua menjemput mereka dengan tepat waktu, hal ini karena kesibukan masing-masing.


Pekanbaru (Inmas), Bagi siswa MDTA yang masuk pagi, pada pukul 10.00 WIB biasanya sudah pulang. Sebagian dari mereka ada yang pulang sendiri kerumah dan sebagian lagi dijemput oleh orang tuanya. Namun tidak semua orang tua menjemput mereka dengan tepat waktu, hal ini karena kesibukan masing-masing. Oleh sebab itu bagi santri yang belum datang jemputan mereka memanfaatkan waktu dengan cara bermain lompat tali. Seperti yang terlihat pada hari ini di MDTA Al-Fajar yang beralamat di Jalan Garuda Sakti Panam Pekanbaru. Senin (28/01).

Untuk pembaca ketahui bahwa permainan tradisional ini booming sekitar tahun 1970 hingga 2000 an. Peralatan yang digunakan dalam permainan lompat tali ini sangat sederhana yaitu karet gelang yang dirangkai hingga panjangnya mencapai ukuran yang dibutuhkan.

Apa manfaat dari bermain lompat tali ini ? Banyak manfaat yang didapat melalui permainan tradisonal lompat tali tersebut antara lain: melatih semangat kerja keras pada anak-anak, melatih kekompakan antar tim, menjadi media bersosialisasi, mengasah keterampilan, melatih kecermatan, melatih keberanian, membangun jiwa sportifitas dan memberi kegembiraan. (Idris).Â