Siak (Inmas) – Sebagaimana dilansir dalam laman goriau.com, Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 19 Kabupaten Siak akan sangat meriah dengan diisi berbagai kegiatan. Wisatawan yang datang ke Siak tidak akan kecewa melihat apa yang ditampilkan Pemerintah Kabupaten Siak. Rangkaian acara yang dimulai 1 Oktober 2018 ini dimulai dengan kegiatan memperingati hari Kesaktian Pancasila. Dimana untuk di kabupaten Siak, upacara peringatan hari Kesaktian Pancasila dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Siak.
Rangkaian peringatan hari jadi Kabupaten Siak ke 19 tahun 2018 sudah diawali dengan kegiatan pengobatan gratis yang melibatkan Dokter Spesialis di seluruh Kecamatan se kabupaten Siak dan telah dimulai di kampung Teluk Lanus beberapa waktu lalu. Selain itu, pada tanggal 2 Oktober pemerintah kabupaten Siak akan menggelar acara dzikir dan tabligh akbar dengan menghadirkan Ustadz H. Abdul Somad, Lc., MA yang berlokasi di lapangan Siak Bermadah. Diharapkan masyarakat kabupaten Siak hadir beramai ramai mendengarkan tabligh akbar tersebut. Selanjutnya, sempena memeriahkan HUT kabupaten Siak, pada pembukaan Festival Siak Bermadah. Pemkab Siak juga akan mengundang penari tamu dari negeri serumpun Malaysia, Brunai Darussalam dan Provinsi tetangga.
Puncak hari jadi Kabupaten Siak ke-19 ditandai dengan pelaksanaan upacara dan penyerahan penghargaan oleh Bupati Siak dan dilanjutkan dengan sidang paripurna istimewa di gedung DPRD Siak. "Kita jadwalkan Mentri Pendidikan dan Kebudayaan RI bapak Muhadjir Effendy akan hadir di upacara HUT Siak, juga pada sidang paripurna untuk menyerahkan SK Cagar Budaya Nasional kepada Bupati Siak, selanjutnya kita juga mengundang kepala Bekraf nasional Triawan Munaf,"ungkap Asiten II, Hendrisan.
Kegiatan lainnya yang akan dilaksanakan antara lain gerak jalan santai, gotong royong massal dan Festifal Siak Bermadah. Sempena Hari jadi Kabupaten Siak ke 19 ini seluruh PNS dan Honorer, BUMD dan Instansi Vertikal serta pelajar se-kabupaten diharapkan memasang spanduk di masing-masing instansi. "Selanjutnya menggunakan seragam melayu di mulai pada tanggal 2 sampai dengan 12 Oktober," tandas Hendrisan. (Hd)