0 menit baca 0 %

Menteri Agama Buka Kemah Rohis Nasional III Tahun 2018

Ringkasan: Belitung (Inmas) Kemah Rohis Nasional III Siswa SMA/SMK Tahun 2018 dibuka secara resmi oleh Menteri Agama RI Lukman hakim Saifuddin di Bumi Laskar Pelangi Kabupaten Belitung Provinsi Bangka Belitung pada Senen (6/11/18). Hadir dalam acara tersebut  Menteri Agama RI beserta Istri, Ditjen Pendidikan...

Belitung (Inmas) – Kemah Rohis Nasional III Siswa SMA/SMK Tahun 2018 dibuka secara resmi oleh Menteri Agama RI Lukman hakim Saifuddin di Bumi Laskar Pelangi Kabupaten Belitung Provinsi Bangka Belitung pada Senen (6/11/18).

Hadir dalam acara tersebut  Menteri Agama RI beserta Istri, Ditjen Pendidikan Islam, Gubernur Bangka Belitung, Bupati Belitung, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bangka Belitung dan Kepala Kantor wilayah Kementerian Agama  Se-Indonesia, Unsur Forkompinda Kabupaten Belitung, Kepala Bidang Pendidikan Keagamaan dan Agama Islam Se – Indonesia, Peserta Rohis Siswa SMA/SMK dari utusan Provinsi se-Indonesia.

Dalam sambutannya Ditjen Pendidikan Agama Islam Kamaruddin Amin mengatakan perkemahan rohis adalah kegiatan 2 tahunan. Ada perbedaan antara perkemahan rohis sebelumnya dengan perkemahan rohis saat ini. Dimana perbedaan tersebut adalah pada kemah rohis terdahulu seluruh peserta dilarang membawa Gadget, Kedua generasi milenial atau generasi Z adalah generasi gadget. Ketiga anak-anak rohis ini banyak membantu menyemaikan moderasi beragama dan membatu tugas guru agama yang saat ini secara kuantitas terbatar. Untuk itu mereka adalah agen moderasi agama.

Perkemahan ini dapat memberikan pemahaman kepada peserta betapa pentingnya moderasi bagi beragama sehingga perkemahan ini mengambil tema membentuk generasi islam milenial yang literat dan moderat.

Sedangkan Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin diawal sambutannya mengawalinya dengan meneriakkan yel-yel yakni Islam yang dijawab dengan Damai, NKRI jawbanlah degan Harga Mati, Rohis jawab dengan Menebarkan Manfaat.

Ada tiga hal yang dipesankan menteri Agama yakni pertama senantiasa memperluas dan memperdalam wawasan dan pengetahuan, tidak hanya dibidang keislamamn akan tetapi semua aspek kehidupan, wawasan itu harus diperluas dan didalam agar tidak sempit fikiran dan mempunyai pandangn yang luas, dengan pandangan yang luas maka hati kita akan luas. Yang kedua, mari pahami Islam secara esensial dan substansial pada inti ajaran pokonya, yakni memanusiakan manusia. Islam hadir dalam rangka untuk menjaga dan merawat harkat martabat kemanusian. Ketiga sebaik-baik kita sebagai manusia adalah yang dapat memberikan manfaat yang bisa ditebarkan kepada lingkungannya masing-masing, dan keberadaan kita bisa menjadi bermanfaat. Senatiasa jaga integritas dan miliki kompetensi.

Dilain kesempatan Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau H. Mahyudin ketika dimintai tanggapannya terhadap kegiatan Rohis ini memberikan apresiasi yang cukup tinggi, dimana perkemahan rohis tingkat Nasional di daerah laskar pelangi, sesuai dengan arahan menteri dimana kegiatan ini adalah kegiatan yang luar biasa sehingga bisa membentuk bagaimana menjadi anak-anak  Rohis yang taat menjalankan ajaran agama secara kaffah. Sehingga terhindar dari hal-hal yang negatif dan mereka bisa menshortir apa yang harus mereka share kemana-mana. Kalau mereka yang sudah melakukan ini semua mereka inilah harapan bangsa yang akan menjadi pemimpin di masa yang akan datang.

Sedangkan Kepala Bidang Pendidikan Keagamaan dan Agama Islam kanwil Kemenag Riau H. Fairus mengatakan bahwa Kegiatan ini sangat luar biasa, dengan penampilan yang sangat tepat dengan situasi Indonesia saat ini. Mari sukseskan perkemahan Rohis di Belitung saat ini.

Kegiatan Kemah Rohis ini diikuti oleh 988 siswa dari 621 SMA/SMK di 34 Provinsi di Indonesai. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 5 – 10 November 2018. (ana)