Meranti (Inmas) - Menjelang keberangkatan ke tanah suci, kondisi kesehatan dan kebugaran Calon Jamaah Haji dari Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau terus dilakukan pengontrolan.
Hal tersebut disampaikan Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti Hasbullah saat ditemui oleh tim Inmas Kamis (05/03/2020). Menurut Hasbulah, Pembinaan kesehatan dan kebugaran merupakan hal yang sangat penting sehingga perlu mendapat perhatian lebih dari pada jamah. Dalam pelaksanaan ibadah Haji, fisik akan sangat membantu danย menentukan seluruh tahapan pelaksanaan ibadah haji dapat dilaksanakan dengan sempurna.
Menurut Hasbullah,ย dalam penanganannya, Calon Jamaah Haji akan dibagi menurut kriteria umur dan riwayat penyakit yg diderita. Tidak semua pemeriksaan kebugaran dilakukan dengan tipe yang sama, ada lansia, darah tinggi atau yang tidak ada penyakit juga berbeda atau umur di bawah 60 juga berbeda. Pihak Dinas Kesehatan sendiri menurut Hasbulah akan melakukan pembinaan kebugaran seperti olahraga ringan, senam kecil, dan sosialisasi tentang kesehatan agar para jamaah itu sendiri bisa meningkatkan daya tahan tubuh.
Didalam pembinaan kebugaran, nantinya terdapat penyuluhan kesehatan dan pengukuran kebugaran yang dilaksanakan 3 kali minimal dari masa kebrangkatan para jamaah. Akan tetapi, selama ini yang dilakukan di Kabupaten Kepulauan Meranti itu sendiri rata โ rata satu bulan sekali.
Dinas Kesehatan sendiri menurut Hasbulah menganjurkan bagi para jamaah untuk mengikuti posyandu lansia bagi yang lansia yang berusia di atas 60 tahun agar bisa diukur bagaimana tensi gula darahnya, asam urat, dan kolestrolnya.
Diakhir penjelasannya, Hasbulah berharap agar seluruh Calon Jamaah Haji Kabupaten Kepulauan Meranti diberikan kesehatan dan kebugaran sehingga tahapan, proses dan pelaksanaan ibadah Haji nantinya dapat berjalan dengan lancar sampai selesai dan kembali ke tanah air dengan selamat (Zieah).