0 menit baca 0 %

Menghadapi MTQ Nasional ke 27, Kafilah Riau Jalani Masa TC

Ringkasan: Riau (Inmas)- Menghadapi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional XXVII Tahun 2018, berbagai persiapan dilakukan, termasuk kafilah Provinsi Riau. Setelah mengikuti pelatihan di Qur an Center Riau sejak Februari- Juli, saat ini kafilah Riau kembali menjalani Training Center (TC) Tahap I pada...

Riau (Inmas)- Menghadapi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional XXVII Tahun 2018, berbagai persiapan dilakukan, termasuk kafilah Provinsi Riau. Setelah mengikuti pelatihan di Qur’an Center Riau sejak Februari- Juli, saat ini kafilah Riau kembali menjalani Training Center (TC) Tahap I pada 23 Juli – 16 Agustus 2018 dan Tahap II pada 8 September – 02 Oktober 2018 di LPMP Riau Pekanbaru.

Pelaksanaan TC Tahap I dan II Provinsi Riau dibuka oleh Gubernur Riau yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau H Ahmad Hijazi SE MSi dengan didampingi Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA, Ketua Harian LPTQ Riau Dr H Asyari Nur SH MM, dan Ketua LPMP Riau, Senin (23/07/2018) malam. Hadiri dalam acara tersebut Kabid Penaiszawa HM Saman S Sos M SI beserta Kasi MTQ H Masjekki Amri, Kabag Keamaan Kesra Provinsi Riau Rudi Hartono, dan seluruh peserta TC.

Sekdaprov Riau H Ahmad Hijazi SE M SI mengatakan, dalam rangka mendongkrak kembali prestasi Provinsi Riau dalam event Musabaqah Tingkat Nasional, maka Pemerintah Provinsi Riau, LPTQ dan Kementerian Agama harus bersinergi dalam memberikan pembinaan kepada Kafilah Riau, berkomitmen membentuk generasi qur’ani berkualitas dan berdaya saing tinggi.

“Gubernur Riau perpesan 4 hal kepada para khafilah, yaitu disiplin dalam mengikuti TC hadapi kesulitan yang dihadapi, karena kesulitan akan mendatangkan kemudahan. Kedua, harus punya tekad untuk meningkatkan kemampuan yang sudah ada, karena semua orang juga sedang memacu prestasinya diberbagai bidang. Ketiga, hilangkan rasa malas dengan melengkapi kekurangan yang ada serta mengatasi hambatan- hambatan yang ada di dalam diri dengan belajar untuk sukses. Keempat, terus berkreasi dan meningkatkan kemampuan diri dengan tidak cepat berpuas diri, terus asa kemampuan hingga bisa tampil maksimal saat berlomba,” ungkapnya dan berharap prestasi Provinsi Riau pada event Nasional tahun 2018 dapat kembali bangkit.

Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA juga mengharapkan, dengan persiapan yang cukup matang yang dilakukan oleh Pemerintah, Kemenag dan LPTQ Provinsi Riau dapat mendongkrak kembali prestasi MTQ Riau di tingkat Nasional yang selama ini selalu berada pada level atas.

“Tradisi- tradisi yang baik yang selama ini telah kita bangun, dan kita selalu berada pada level papan atas, dapat kita raih lagi dengan persiapan yang cukup matang yang telah dilakukan. Apalagi dengan pelatih yang berskala intenasional dan nasional. Untuk itu, kepada Kafilah Riau untuk dapat mengikuti TC dan memanfaatkan fasilitas yang diberikan dengan baik, sehingga dapat mengangkat martabat Provinsi Riau pada MTQ Nasional 2018 nanti di Medan,” harapnya.


Pelaksanaan TC yang luar biasa diakui oleh Ketua Harian LPTQ Riau, Dr H Asyari Nur SH MM, telah dimulai sejak bulan Februari 2018 dengan memberikan pelatihan kepada pemenang 1, 2 dan 3 MTQ Provinsi Riau tahun 2018.

“Secara persiapan, pelatihan dan TC akan menghasilkan yang baik dan InsyaAllah kita akan siap untuk mengikuti MTQ Nasional pada Oktober 2018 mendatang di Medan. Semoga Riau bisa kembali mengukir prestasi gemilang di kanca Nasional,” harap mantan Kakanwil Kemenag Riau ini.

Kabid Penaiszawa HM Saman  S Sos M SI menambahkan, untuk peserta TC Provinsi Riau sebanyak 54 orang. Dan akan mengikuti 2 tahap TC, Tahap I pada 23 Juli – 16 Agustus 2018 dan Tahap II pada 8 September – 02 Oktober 2018 di LPMP Riau Pekanbaru dengan pelatih nasional dan local.

“Yang terdaftar sebanyak 54 orang dari 56 orang utusan masing- masing Provinsi. Karena ada 2 cabang tidak ada utusan, karena nilai tidak mencapai standar pada pelaksanaan MTQ Provinsi Riau Tahun 2017 di Kota Dumai. Pelaksanaan MTQ Tingkat Nasional Tahun 2018 dijadwalkan pada 04- 13 Oktober di Medan Sumatera Utara,” jelasnya. (mus/faj)