Riau (Inmas)- Bidang Penaiszawa Kanwil Kemenag Riau menggelar Festival Bintang Vokalis Gambus Tingkat Provinsi Riau Tahun 2018 dengan tema, dengan ilmu hidup menjadi mudah, dengan seni hidup menjadi indah, dan dengan agama hidup menjadi terarah.
Tampak hadir dalam kegiatan yang akan berlangsung selama 2 hari, 17 hingga 18 april 2018, Kakanwil Kemenag Riau, Kabid Penaiszawa dan Kasi pd bidang Penaiszawa, Kakankemenag Pekanbaru, kasi bimas Islam Kemenag Kabupaten/ Kota, pejabat dan karyawan di lingkungan kanwil Kemenag Riau serta ketua dan pengurus Darma wanita Kanwil Kemenag Riau.
"Walisongo melakukan dakwa dengan seni Sekaten (syahadat) di Yogyakarta oleh Sunan Kalijaga, dampaknya sangat luar biasa, dimana untuk melihat pertunjukan wayang syarat untuk masuk adalah sekaten atau bersyahadat. Dan hampir seluruh jawa bisa di Islamkan. Untuk itu melalui seni ini bukan hanya mengasah bakat, tetapi untuk berdakwah,” ungkap Ahmad Supardi selain menekankan bahwa potensi lain bidang Penaiszawa adalah zakat dan wakaf, jika terdata maka wakaf di Indonesia kemungkinan lebih banyak dibandingkan di negara arab.
Kabid Penaiszawa Kanwil Kemenag Riau, HM Saman S Sos M SI menambahkan, dakwah melalui seni memiliki potensi untuk meraih perhatian dari masyarakat, bahkan melalui syair- syairnya akan menyentuh dan menumbuhkan kecintaataan kepada Allah SWT.
“Lagu- lagu kasidah menyeruh kepada kebaikan dan perdamaian. Untuk itulah, melalui festival ini akan menumbuhkan kecintaan kepada seni budaya Islam,” ujranya. (mus/anto/faj)