Menegpora Resmi Tutup Pesponas V Jatim
Ringkasan:
Surabaya (HUMAS)- Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menegpora) RI Andi Mallarangeng secara resmi menutup Pekan Olah Raga dan Seni Antar Pondok Pesantren Tingkat Nasional (Pospenas) V 2010 di GOR Kertajaya Surabaya, Jawa Timur, Minggu (11/7). Penutupan di tandai dengan pemukulan gong oleh Menegpora Andi...
Surabaya (HUMAS)- Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menegpora) RI Andi Mallarangeng secara resmi menutup Pekan Olah Raga dan Seni Antar Pondok Pesantren Tingkat Nasional (Pospenas) V 2010 di GOR Kertajaya Surabaya, Jawa Timur, Minggu (11/7). Penutupan di tandai dengan pemukulan gong oleh Menegpora Andi Malarangeng, staf Ahli Menteri Achmed Mahfud dan Gubernur Jatim Soekarwo.
Pada kesempatan tersebut, Menegpora memberi selamat kepada seluruh peserta Pospenas V, khususnya kepada Provinsi Jawa Timur sebagai tuan rumah. Menegpora menyerahkan piala utama kepada kepada Gubernur Jawa Timur Soekarwo sebagai juara umum Pospenas V.
Menurut Menegpora, ajang Pospenas sangat bermanfaat bagi pengembangan prestasi olahraga nasional. Sebab, dari jutaan santri yang ada di Indonesia dapat disaring bibit-bibit atlet nasional melalui kejuaraan tersebut. "Di Indonesia ada 10 juta anak didik yang mengenyam pendidikan di pesantren. Jika sebagian dari mereka berolahraga, maka akan banyak santri yang sehat. Jika sebagian dari mereka lebih serius olahraga, akan banyak lahir atlet nasional dari pondok pesantren," ujarnya.
Saat ini, lanjutnya, sudah ada beberapa atlet nasional yang berasal dari pondok pesantren seperti dari cabang sepakbola, sepak takraw, bola voli dan pencak silat. Namun jumlahnya masih sangat sedikit. Untuk itu, Menpora mendorong para kiai pimpinan pondok pesantren mendukung para santri menekuni bidang olahraga agar lahir lebih banyak lagi atlet nasional dari kalangan pondok pesantren.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Soekarwo menilai Pospenas merupakan ajang yang tepat agar pondok pesatren tidak lagi didiskriminasi di berbagai bidang kegiatan. "Pospenas sangat tepat karena ada nilai-nilai keadilan dan manfaat di dalamnya," katanya.
Pada Pospenas yang digelar di Surabaya, Jawa Timur tanggal 5 s/d11 Juli 2010 ini Provinsi Jawa Timur meraih juara umum dengan perolehan medali 49 emas, 15 perak dan 17 perunggu. Disusul ditempat kedua Jawa Tengah dengan 13 emas, 21 perak, dan 17 perunggu. Ditempat ketiga Sumatera Selatan dengan 10 emas, 10 perak dan 17 perunggu. Sedangkan Riau di urutan ke 20 memperoleh 1 perak dan 4 perunggu.
Sedang Ponpes Al-Inayah (Jambi) dinilai sebagai peserta terbaik Pesantren Expo, yang digelar bersamaan dengan Pospenas. Sementara untuk Pospenas berikutnya pada 2012 sejumlah daerah menjadi nominasi tuan rumah, antara lain, Riau, Kepulauan Riau, Gorontalo, Sulawesi Utara dan Sumatera Selatan. (js/mds)