Kampar (Inmas) – Menanggapi
virus corona (Covid-19) yang sudah meresahkan Dunia, termasuk Negara Indonesia
akhir-akhir ini, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar Drs H Alfian
MAg, diminta tanggapannya oleh para wartawan, diantaranya wartawan TVRI dan
Indosiar, hari rabu (04/03/2020) di ruang PTSP Kantor Kementerian Agama Kab.
Kampar.
Dalam wawancara tersebut
Alfian menjelaskan bahwasanya akibat virus corona ini, mengakibatkan Kedutaan
Besar Republik Indonesia Riyadh mengeluarkan Press Release Nomor :
014/PEN/II/2020, yang isinya mengehtikan sementara warga Negara asing masuk ke
Kerajaan Arab Saudi dalam rangka ibadah umroh dan ziarah di Masjid Nabawi.
Oleh karena itu, tentunya
banyak jema’ah umrah kita yang tertunda keberangkatanya ke tanah suci. Dari
data yang kita peroleh, mulai awal januari hingga akhir bulan februari, rekomendasi
yang kita keluarkan untuk jema’ah umrah sebanyak 48 orang. Kepastian berapa
jema’ah umrah kita yang ditunda keberangkatannya, tentunya ada pada travel-travel
umrah.
Kepada seluruh masyarakat
terutama jema’ah umrah kita menghimbau untuk terus berdo’a dan berdo’a agar
virus corona ini bisa cepat diatasi, dan kondisi kembali normal. Karena
senjatanya orang mukmin adalah do’a. Kemudian mari kita selalu menjaga
kesehatan dan melakukan langkah pencegahan, seperti rutin mencuci tangan dengan
air bersih dan sabun, menghindari sentuhan dengan hewan (hidup/mati), dan
hal-hal pencegahan lainnya, pungkas Alfian. (Ags/Usm/Mjs)