0 menit baca 0 %

Menag RI : Perkaya Khazanah Qiraah dengan Langgam Khas Melayu

Ringkasan: Bengkalis (Inmas) – Indonesia memiliki kekayaan varian langgam dalam membaca Alquran. Hal tersebut dapat memperkaya khazanah qiraah kita. Kita perlu menunjukkan kepada dunia bahwa sesungguhnya kita memiliki kekayaan yang terkait dengan Alquran, tidak hanya pada tafsir Alquran ataupun penulisan...

Bengkalis (Inmas) – Indonesia memiliki kekayaan varian langgam dalam membaca Alquran. Hal tersebut dapat memperkaya khazanah qiraah kita. Kita perlu menunjukkan kepada dunia bahwa sesungguhnya kita memiliki kekayaan yang terkait dengan Alquran, tidak hanya pada tafsir Alquran ataupun penulisannya tapi juga pada qiraahnya.

Untuk itu, saya meminta kepada jajaran di Kemenag khususnya Kemenag Riau untuk membudayakan ragam langgam bacaan Alquran di nusantara ini, jelas Menag Lukman Hakim Saifuddin saat memberikan arahan pada acara peresmian STAIN Bengkalis di Halaman Kampus STAIN Bengkalis, Kamis (07/05) pagi.

Sejauh ini Kementerian Agama sudah memiliki beberapa qori/ qoriah terbaik yang sesuai bacaannya dengan kaidah ilmu Tajwid dan bisa melantunkan ayat-ayat Alquran dengan langgam Jawa, Sunda, Madura dan langgam Aceh.

“Oleh karenanya diharapkan Qori/qoriah yang berasal dari tanah melayu, yang juga merupakan ciri khas nusantara ini bisa membudayakan qiraah Alquran dengan langgam melayu. Dan termasuk juga saat ini ingin menemukan langgam bugis, banjar dan khas daerah lainnya. Hal itu tentu sangat memperkaya khazanah qiraah kita, dan tentunya sangat menarik juga jika kita festifalkan dalam acara-acara Musabaqah dimasa datang,” terang Menag.

Menag juga mengungkapkan, selain mengkaji pesan yang terkandung dalam Alquran, kita perlu terus menggali dan mengembangkan nilai-nilai seni yang terkait dalam Alquran. Karena hal tersebut dapat mencetak generasi yang memiliki spritualitas sekaligus menciptakan kehidupan keagamaan yang modern, moderat dan majemuk. (vera)