0 menit baca 0 %

Menag RI Lakukan Peletakan Batu Pertama Embarkasi Haji Riau

Ringkasan: Pekanbaru (Humas)- Setelah sempat mengalami penundaan beberapa kali, akhirnya peletakan batu pertama pembangunan Embarkasi Haji Riau yang terletak di Jalan Nurul Amal/ Mana Tahan akhirnya terlaksana juga, Sabtu (25/2) oleh Menteri Agama RI, Drs H Suryadharma Ali, M Si, Gubernur Riau, HM Rusli Zainal...
Pekanbaru (Humas)- Setelah sempat mengalami penundaan beberapa kali, akhirnya peletakan batu pertama pembangunan Embarkasi Haji Riau yang terletak di Jalan Nurul Amal/ Mana Tahan akhirnya terlaksana juga, Sabtu (25/2) oleh Menteri Agama RI, Drs H Suryadharma Ali, M Si, Gubernur Riau, HM Rusli Zainal, Wakil Gubernur Riau HR Mambang Mit, Kakanwil Kemenag Riau, Drs H Asyari Nur SH MM, Ketua DPRD Riau Johar Firdaus, dan Walikota Pekanbaru, Firdaus Ces. Acara yang dimulai sekitar pukul 14.30 WIB tersebut, dihadiri oleh Wakil Gubernur Riau HR Mambang MIT, Ketua DPRD Riau, Ketua Komisi III DPR RI, Rektor UIN, Alim Ulama, Walikota Pekanbaru, Kakan Kemenag Kabupaten/ Kota, Kepala dan guru madrasah, Pimpinan Pondok Pesantren di Riau, pejabat dan pegawai di lingkungan Kemenag Provinsi Riau, dan ratusan undangan. Sebelum acara peletakan batu pertama pembangunan Embarkasi Haji Riau, acara diawali dengan penyampaian laporan pentia yang disampaikan oleh Kakanwil Kemenag Riau, Drs H Asyari Nur SH MM. Dalam laporannya menyebutkan, jumlah jamaah haji Riau setiap tahunnya tidak kurang 5100 orang, dan daftar antri saat ini sudah mencapai 50 ribu jamaah, hingga pemberangkatan haji diperkirakan tahun 2022 mendatang. Dengan peletakan batu pertama pembangunan Embarkasi Haji untuk menuju Embarkasi tahun 2013 merupakan hal yang sangat diharapkan oleh masyarakat pekanbaru. Untuk itu, ungkapan rasa terimakasih disampaikan kepada Menag RI yang telah hadir pada moment yang sangat ditunggu- tunggu tersebut. “Untuk selanjutnya, pembangunan asrama haji Riau ini akan dilakukan secara sharing antara Kementerian Agama dan Pemerintah Provinsi Riau. Mudah- mudahan, pada tahun 2013 dengan didukung oleh keberadaan asrama haji yang memadai dan bandara yang memenuhi syarat, Riau sudah bisa jadi embarkasi,” harapnya. Sementara itu, dalam sambutannya Gubernur Riau HM Rusli Zainal, menekankan dibangunnya asrama haji Riau serta keinginan Riau untuk menjadi embarkasi bukan untuk berkompetisi dengan daerah lain yang sudah maupun belum memiliki embarkasi. Tetapi keinginan memiliki embarkasi tersebut semata- mata dalam rangka untuk mengefesiensikan pelayanan terhadap jamaah haji Riau yang selama ini menumpang di embarkasi Batam. Walaupun sebelumnya masuk provinsi Riau. “Sejak beberapa tahun belakangan kita sudah menyampaikan keinginan untuk memiliki embarkasi, namun karena dukungan sarana dan prasarana belum memadai maka hal tersebut belum dapat terealisasi. Semoga dengan pembangunan embaksi haji Riau seiring dengan selesainya Bandar Udara Internasional SSQ II, keinginan untuk menjadi embarkasi dapat diwujudkan dalam waktu yang tidak terlalu lama,” ungkap Gubri. Menag RI, Drs H Suryadharma Ali, M Si dalam arahannya menyampaikan apresiasi yang sebesar- besarnya pada Gubernur Riau dan Kakanwil Kemenag Riau yang telah memprakarsai pembangunan embarkasi haji dan bandar udara dalam rangka menuju embarkasi Riau. “Jamaah Riau selama ini berangkat melalui embarkasi Batam, dan keberangkatan ke embarkasi Batam biasanya tidak hanya oleh jamaah bersangkutan tapi satu keluarga bahkan terkadang bisa satu kampung, sehingga sangat tidak efesien dalam segi waktu dan biaya. Jadi jika Riau menjadi embarkasi tentu ini menjadi hal yang sangat positif,” ungkap Menag. Namun, kata Menag, jika Riau menjadi embarkasi maka biaya pesawat ke Jeddah akan lebih mahal dibandingkan saat jamaah berangkat dari embarkasi Batam. Tetapi dengan biaya domestik jamaah dari Riau ke Batam, maka ujung- ujungnya biaya haji dari embarkasi Batam atau dari Embarkasi Riau ke Jeddah akan sama. “Tapi efesiensinya lebih baik jika Riau menjadi embarkasi karena hemat energi dan keluarga tidak jauh- jauh ke Batam, tapi cukup di daerah atau di Pekanbaru saja,” jelasnya. Untuk itu, Menag berharap, dengan dilaksanakannya peletakan batu pertama Embarkasi Haji Riau dapat cepat terbangun seiring dengan selesainya renovasi bandara SSQ II. “Dengan demikian Riau berpotensi besar untuk menjadi embarkasi. Akhirnya, peletakan batu pertama pembangunan asrama haji Riau saya nyatakan dimulai,” pungkasnya. Prosesi peletakan batu pertama dimulai oleh Menag RI, kemudian dilanjutkan oleh Gubernur Riau dan Kakanwil Kemenag Riau dengan disaksikan oleh ratusan undangan yang datang. Kabid Haji Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Riau, Drs HM Aziz, MA terlihat begitu bersemangat dalam mempersiapkan acaranya. Dan kepada semua pihak ia mengucapkan terimakasih. (mus)